<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadeharyoga.com &#187; hubungan seksual</title>
	<atom:link href="http://imadeharyoga.com/tag/hubungan-seksual/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadeharyoga.com</link>
	<description>my name is made haryoga, one from a millions family doctor in denpasar</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Mar 2011 13:44:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kenapa Vagina Saya Kering?</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2008/10/kenapa-vagina-saya-kering/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2008/10/kenapa-vagina-saya-kering/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 06:58:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sex Without Porn]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan reproduksi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan wanita]]></category>
		<category><![CDATA[masa subur]]></category>
		<category><![CDATA[porn]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[seks dan psikis]]></category>
		<category><![CDATA[vagina kering]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Penyebab kekeringan vagina bermacam-macam. Bisa jadi akibat kadarhormon yang berubah-ubah selama siklus menstruasi. Juga bisa terjadi sebagai pertanda menopause saat produksi estrogen dalam tubuh menurun. Obat-obatan tertentu seperti antidepresan, kontrasepsi oral, penyubur bisa menyebabkan kekeringan.
Bahkan pemakaian kondom lateks tanpa lubrikan/ pelicin dapat menyebabkan kekeringan juga. Dan yang paling sering terjadi adalah persoalan psikis. Bisa jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.konseling.net"><img class="alignleft" src="http://www.konseling.net/images/maria_ozawa.gif" alt="" width="207" height="287" /></a>Penyebab kekeringan vagina bermacam-macam. Bisa jadi akibat kadar<a href="http://www.konseling.net"><img class="alignright" src="http://www.konseling.net/images/maria_ozawa2.jpg" alt="" width="166" height="219" /></a>hormon yang berubah-ubah selama siklus menstruasi. Juga bisa terjadi sebagai pertanda menopause saat produksi estrogen dalam tubuh menurun. Obat-obatan tertentu seperti antidepresan, kontrasepsi oral, penyubur bisa menyebabkan kekeringan.</p>
<p>Bahkan pemakaian kondom lateks tanpa lubrikan/ pelicin dapat menyebabkan kekeringan juga. Dan yang paling sering terjadi adalah persoalan psikis. Bisa jadi rasa takut atau mungkin cemas yang dialami wanita menyebabkan rangsangan yang dialami saat hubungan seksual tidak menghasilkan lubrikan. <span id="more-133"></span>Itu berarti si wanita tidak teransang. <a href="http://www.woomb.org/bom/lit/teach/index_id.html" target="_blank">Masa Tidak Subur</a>, membuat vulva atau vagina kering, karena kurangnya produksi lendir yang berhubungan dengan kadar hormon-hormon reproduksi dalam tubuh.</p>
<p>Berikut ini, Joel d. Block, Ph.D memberikan empat langkah untuk mengatasi kekeringan pada vagina:</p>
<ol>
<li><strong>L</strong><strong>akukan cek kesehatan</strong>. Katakan pada dokter bahwa anda mengalami masalah kekeringan vagina. Apakah obat yang Anda gunakan penyebabnya? Tes darah yang menunjukkan produksi estrogen tidak cukup? atau ada penyebab lain, harus Anda sampaikan.</li>
<li><strong>Bicarakan dengan pasangan Anda. </strong>Jika penyebab fisik telah disingkirkan, Anda dan pasangan perlu mencari kemungkinan lain. Apakah ada masalah tersembunyi yang tidak terpecahkan dalam hubungan Anda? Apa sikap Anda tentang seksualitas Anda sendiri? Apakah pasangan Anda gagal merangsang Anda? Dan lain sebagainya bisa Anda cari.</li>
<li><strong>Gunakan lubrikan/ pelicin.</strong> Pilih produk yang larut dalam air yang dibuat khusus untuk tujuan ini. lubrikan dengan dasar minyak dapat merusak kondom, menutup pori-pori di vagina dan mempermudah infeksi vagina.</li>
<li><strong>Lakukan <a href="http://lembar-lembar.blogspot.com/2008/04/posisi-seksual-dalam-berhubungan-suami.html" target="_blank">aktivitas seks</a> lebih banyak.</strong> Penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas seksual yang teratur, termasuk masturbasi meningkatkan lubrikasi vagina.</li>
</ol>
<p>Menurut Joel D. Block, PhD, seksolog dan ahli psikologi klinis dari Human Sexuality Center of Long Island Jewish Medical Center, sekitar 60 persen wanita berusia lebih dari 40 tahun memiliki masalah kekeringan vagina. Sekitar 35 persen wanita berusia 40 tahun hanya mengalami satu atau tiga kali saja. kesimpulannya, fenomena kekeringan ini tidak terbatas pada persoalan ketuaan.</p>
<p><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.c-publisher.com/Gambar/ayu%2Banjani.jpg&amp;imgrefurl=http://www.c-publisher.com/News/Detail-News.asp%3Fid%3D68691&amp;h=400&amp;w=288&amp;sz=17&amp;hl=id&amp;start=18&amp;um=1&amp;usg=__X8W5OV1O0juhf7BfCyFdFOEK2Mw=&amp;tbnid=IJhNgBSp1KusGM:&amp;tbnh=124&amp;tbnw=89&amp;prev=/images%3Fq%3Dpotition%2Bsex%26um%3D1%26hl%3Did%26sa%3DG"><img class="alignleft" src="http://www.c-publisher.com/Gambar/ayu+anjani.jpg" alt="" width="258" height="357" /></a>Tentu saja sekresi yang tidak cukup saat hubungan seksual akan menyebabkan rasa nyeri bagi kedua pasangan. Bahkan untuk sang wanita sendiri bisa jadi menyebabkan munculnya iritasi atau luka pada <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/19/01563250/agar.mrs.v.kembali.basah" target="_blank">dinding vagina.</a></p>
<p>Dalam berhubungan intim, banyak pria yang menginginkan vagina sang istri kesat dan kering. Padahal di lain sisi, sang istri tidak dapat menikmati saat melakukan seks dalam kondisi vagina kering.</p>
<p>Sebenarnya perihal kondisi vagina yang kering dan kesat adalah mitos belaka. Hal ini dkatakan oleh Dr. Nugroho Setiawan, yang setiap hari menangani dan mendengar keluhan seputar hubungan seks pasangan suami-istri. Kaum wanita banyak yang mengeluhkan soal kondisi vagina yang basah, dan membuat pasangan mereke enggan berhubungan seks.</p>
<p>Mitos yang entah dari mana datangnya ini, membuat para wanita harus rela membiarkan dirinya sakit dan nyeri saat bersenggama. Padahal, secara tak sadar, yang diinginkan oleh pria perihal vagina kering adalah sesuatu yang bertentangan dengan kondisi seksual.</p>
<p>Pada dasarnya, salah satu hasil reaksi seksual yang terjadi akibat rangsangan seksual pada wanita, adalah pelendiran pada dinding vagina. Yang untuk sebagian laki-laki, dianggap kurang nyaman dengan kondisi basah. &#8220;Vagina kesat dan kering saat bersenggama adalah mitos yang salah selama ini. Padahal vagina yang basah adalah baik untuk berhubungan intim. Dan itu adalah salah satu reaksi seksual yang dirasakan wanita, akibat rangsangan dari pasangan. Jadi, vagina kering bukan sesuatu yang baik dalam berhubungan intim. Wanita akan merasakan sakit dan nyeri,&#8221; kata Dr. Nugraha Setiawan.</p>
<p>Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa pelendiran yang terjadi pada dinding vagina akan mempermudah kelancaran berhubungan. Ini adalah hal yang normal. Wanita yang masih dalam kondisi vagina kering, adalah kondisi di mana wanita ini belum mendapat rangsangan seksual yang cukup. Artinya wanita yang dalam kondisi seperti ini sebenarnya belum siap untuk berhubungan seks dengan pasangan. Dan jika dipaksakan yang terjadi sudah tentu rasa sakit dan nyeri.<a href="http://www.koreatimes.co.kr"><img class="alignright" src="http://www.koreatimes.co.kr/upload/news/071213_p10_sex.jpg" alt="" width="321" height="214" /></a></p>
<p>Jadi sang suami bukannya musti senang kalo istri vaginanya kering, tapi malah harus ngerti sang istri belum <a href="http://www.jawaban.com/forum/viewtopic.php?t=547&amp;sid=338af458eea2ebccad27d0bb63b09329" target="_blank">cukup rangsangan seksual</a>.</p>
<p>Perlu diketahui juga bahwa pada masa tidak subur vagina wanita akan terasa lebih kering daripada saat masa subur. Karena pada masa subur terjadi perubahan fisiologis yang mendukung itu terjadi. Ada beberapa hal yang dapat dijadikan indicator masa subur datang, umumnya berupa libido yang meningkat, lendir pada vagina lebih banyak, dan peningkatan suhu basal tubuh sebesar 0,2-0,5 derajat pada pagi hari. Indikator minor kesuburan yaitu nyeri perut dan perubahan payudara.<br />
Lendir yang muncul pada vagina ini merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di leher rahim (serviks) dan bersahabat dengan sperma. Lendir tersebut memungkinkan sperma dapat bertahan hidup dalam lendir tersebut untuk menunggu matangnya sel telur (ovulasi). Pada masa subur, kemungkinan terjadi pembuahan sangat besar. Sehingga jika ingin hamil lakukan hubungan seksual saat <a href="http://www.medicastore.com/masa_subur/" target="_blank">masa subur</a> ini.</p>
<p>informasi ini saya ambil dari berbagai sumber, salah satunya adalah <a href="http://www.woomb.org/bom/lit/teach/index_id.html" target="_blank">woomb.org</a>, <a href="http://www.medicastore.com/masa_subur/" target="_blank">medicastore.com</a>, <a href="http://www.jawaban.com/forum/viewtopic.php?t=547&amp;sid=338af458eea2ebccad27d0bb63b09329" target="_blank">jawaban.com</a>, <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/19/01563250/agar.mrs.v.kembali.basah" target="_blank">kompas.com</a>, dll. Jika ada masukan saya ucapankan terima kasih</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2008/10/kenapa-vagina-saya-kering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

