<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadeharyoga.com &#187; Add new tag</title>
	<atom:link href="http://imadeharyoga.com/tag/add-new-tag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadeharyoga.com</link>
	<description>my name is made haryoga, one from a millions family doctor in denpasar</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Mar 2011 13:44:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hari Yang Aneh dan melelahkan&#8230;Capee deee</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2009/02/hari-yang-aneh/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2009/02/hari-yang-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 13:41:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[buleleng]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes bali]]></category>
		<category><![CDATA[hari yang aneh]]></category>
		<category><![CDATA[propinsi bali]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas keliling]]></category>
		<category><![CDATA[sembiran]]></category>
		<category><![CDATA[tejakula 2]]></category>
		<category><![CDATA[yantis bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[pagi-pagi datang ke dinkes provinsi bali..biasa karena takut telat jadi gak beli makanan deh&#8230;. sampe di dinkes mobil tim yantis 30 ku belum datang&#8230; sambil nunggu kekantin dech&#8230;beli singkong rebus maunya&#8230;tapi gak ada ..terpaksa beli soto ayam&#8230;buiih banyaknya gak habis dimakan pagi-pagi apalagi semua pada paket panuas&#8230;
akhirnya pak subero sopir tim yantis ku datang dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://2.bp.blogspot.com"><img class="alignleft" src="http://2.bp.blogspot.com/_zaED9xAJ2qM/R-zKNz8YB9I/AAAAAAAAAKo/Etg_9o46yGs/s400/jalan+lubang.jpg" alt="" width="248" height="165" /></a>pagi-pagi datang ke dinkes provinsi bali..biasa karena takut telat jadi gak beli makanan deh&#8230;. sampe di dinkes mobil tim yantis 30 ku belum datang&#8230; sambil nunggu kekantin dech&#8230;beli singkong rebus maunya&#8230;tapi gak ada ..terpaksa beli soto ayam&#8230;buiih banyaknya gak habis dimakan pagi-pagi apalagi semua pada paket panuas&#8230;</p>
<p>akhirnya pak subero sopir tim yantis ku datang dengan mobil keren eleph bok nyaman dan besar&#8230; maka berangkatlah tim kami ke Buleleng tejakula <span id="more-275"></span>desa sembiran&#8230;karena gak tau tempat yantisnya dimana (desa sembiran aja gak tau) maka yang kami tuju adalah kantor kepala desa sembiran&#8230;. yang kami tau cuma jalan muter aja&#8230;ampe di kantor pak kades marah-marah karena kita dateng telat&#8230;.uda cape..di marahi pula..emangnya dia siapa juga marah-marahi kira&#8230;tapi tak tahan juga pedih di hati ini&#8230;.. selanjutnya kita diantar oleh pak kepala dusun ke tempat yantis yang sebenarnya&#8230;tak kirain deket eeehhh eehhh ternyata jauhnya minta ampun mana jalan aspalnya rusak sana sini&#8230;kalo kayu diukir si indah dipandang, tapi kalo jalan diukir yang ada mobil tim ku oleng sana sini, isi perut mau keluar semua&#8230;</p>
<p>singkat cerita sampe ditempat yantis alamak&#8230;! pasien sudah menunggu berjubel-jubel oiii&#8230;.wah kayaknya pulang siang nihh.. maka dengan menerobos kerumunan pasien kami mempersiapkan tempat naruh obat n tempat periksa dokter&#8230; tempat tensi..eh tensi yang baru cap riester itu ternya rusak gak bisa dipake&#8230;padahal merek itu kan jarang rusaknya&#8230;. terpaksa minta puskesmas ngeluarin alatnya&#8230;jadi malu nih gak siap banget&#8230;</p>
<p>setelah melewati 150 pasien fiiiuuuuhhhh barulah datang air murni mineral <a href="http://www.pacamat.com"><img class="alignright" src="http://www.pacamat.com/wp-content/uploads/2008/11/jalan-lobang.jpg" alt="" width="285" height="268" /></a>penghilang dahaga yang aku tunggu-tunggu dari tadi setelah 2 jam mulut kering meng KIE pasien sampe-sampe air kantung kencingku kering tertarik padahal dari tadi berangkat nahan kencing tapi gak sempet-sempet kencing gara-gara kepala desa yang marah-marah gak jadi deh minjem toilet disono..mana ditempat yantis gak ada kamar mandi lagi&#8230;.cape deee</p>
<p>setelah jam 2 siang habislah semua 306 pasien dengan 2 pulpenku habis tintanya terpaksa minjem pulpen lagi&#8230;weleh..weleh&#8230;rekor nih banyak pasiennya&#8230;.</p>
<p>semua pasien uda pulang barulah ada kesempatan kencing di pinggir ladang orang untung gak ada yang ngintip lumayan 1 liter air bening keluar&#8230;..</p>
<p>setelah ditinggal tim puskesmas maka tim kami pun pulang dengan kelelahan untunglah dapat nasi campur pengganjal lapar&#8230;&#8230;</p>
<p>pulang lewat jalan lain ternyata ada jalan yang sangat dekat menuju jalan pulang &#8230;.! jauh ;ebih dekat dan lebih bagus jalannya capee dddeeee</p>
<p>hari yang aneh dan melelahkan&#8230;. capee deee</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2009/02/hari-yang-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Mencintai Ibu Lagi</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2008/12/belajar-mencintai-ibu-lagi/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2008/12/belajar-mencintai-ibu-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 08:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love : Cinta Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[belajar mencintai]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kasih ibu]]></category>
		<category><![CDATA[pulau bali]]></category>
		<category><![CDATA[renon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[
walaupun hari ini bukan hari ibu tapi setiap hari adalah hari yang tepat untuk memberi hadiah dan mencintai ibu.
melihat ibu saya yang lagi memnyiapkan makanan ternak membuat saya ingat dengan cerita ini. yang berjudul SAYANGILAH IBU
Ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk berbelanja
bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya
sebenarnya tidak suka pergi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">walaupun hari ini bukan hari ibu tapi setiap hari adalah hari yang tepat untuk memberi hadiah dan mencintai <a href="http://img.dailymail.co.uk"><img class="alignright" src="http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2007/08_03/teresaDM2408_468x377.jpg" alt="" width="291" height="234" /></a>ibu.</p>
<p class="MsoNormal">melihat ibu saya yang lagi memnyiapkan makanan ternak membuat saya ingat dengan cerita ini. yang berjudul SAYANGILAH IBU</p>
<p>Ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk berbelanja<br />
bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya<br />
sebenarnya tidak suka pergi berbelanja bersama dengan orang lain, dan<br />
saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami<br />
berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut.<span id="more-210"></span></p>
<p><a href="http://www.selaras.net/matiasrasul/Artikel"><img class="alignleft" src="http://www.selaras.net/matiasrasul/Artikel/SalamMariaPenuhRachmat01.jpg" alt="" width="276" height="261" /></a>Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu<br />
saya mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya mulai frustasi. Akhirnya<br />
pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu stel<br />
gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. Pada blusnya terdapat<br />
sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran saya,<br />
maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya<br />
dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat talinya.</p>
<p>Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit<br />
radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika<br />
ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam<a href="http://2.bp.blogspot.com/_l8FAYUDZvDY/SF9JWs7eB8I/AAAAAAAAAqQ/NFeRWwj8xaM/s1600/kuan-im"><img class="alignright" src="http://2.bp.blogspot.com/_l8FAYUDZvDY/SF9JWs7eB8I/AAAAAAAAAqQ/NFeRWwj8xaM/s1600/kuan-im.jpg" alt="" width="257" height="341" /></a><br />
kepadanya. Saya berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari.</p>
<p>Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah, dan dia membelinya.</p>
<p>Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut<br />
terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan saya. Sepanjang sisa<br />
hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam<br />
ruang ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu saya<br />
yang sedang berusaha mengikat tali blusnya. Kedua tangan yang penuh<br />
dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling membekas dalam hati saya.</p>
<p>Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil<br />
tangannya, menciumnya &#8230; dan yang membuatnya terkejut, memberitahukannya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata baru, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.  Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri.</p>
<p>Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu<br />
agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan<br />
Ibu&#8230;</p>
<p>With Love to All Mother<br />
&#8221; JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN,  AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA &#8220;.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">-weep the tears guys!!!-</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">cerita ini saya ambil dari milis karisma_22@yahoogroups.com namun tidak tahu siapa penulisnya. Walaupun tidak tahu siapa tapi terima kasih kepada penulis kisah yang menyentuh ini. Kita mungkin pernah mengalaminya, bahkan sering&#8230;.. dan dari lubuk hati yang paling dalam kita pasti mencintai ibu dengan segala kondisinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2008/12/belajar-mencintai-ibu-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Cinta Anda Cinta Sejati?</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2008/10/benarkah-cinta-anda-cinta-sejati/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2008/10/benarkah-cinta-anda-cinta-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 06:17:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love : Cinta Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Swami Wiwekananda]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[cinta kasih]]></category>
		<category><![CDATA[cinta sejati]]></category>
		<category><![CDATA[vivekananda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[
Swami Vivekananda adalah salah satu penyumbang inspirasi terbesar dalam hidup saya. Anda akan terkesan dengan pandangannya terhadap kehidupan, cinta kasih dan banyak hal lain. Bahkan Bung Karno pun mendapatkan banyak inspirasi dari beliau. sebegitu hebatkah beliau?
Ada baiknya kita membaca Pengertian akan Cinta Kasih menurut Swami Wiwekananda berikut ini yang saya ambil dari buku berjudul SUARA [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.hinduyuva.org/tattva-blog/2008/01/vivekananda/"><img class="alignleft" src="http://www.hinduyuva.org/tattva-blog/wp-content/uploads/2007/12/vivekananda.jpg" alt="" width="156" height="215" /></a>Swami Vivekananda adalah salah satu penyumbang inspirasi terbesar dalam hidup saya. Anda akan terkesan dengan pandangannya terhadap kehidupan, cinta kasih dan banyak hal lain. Bahkan Bung Karno pun mendapatkan banyak inspirasi dari beliau. sebegitu hebatkah beliau?</p>
<p class="MsoNormal">Ada baiknya kita membaca Pengertian akan Cinta Kasih menurut Swami Wiwekananda berikut ini yang saya ambil dari buku berjudul SUARA VIVEKANANDA yang dikumpulkan oleh Swami Ranganathananda dalam Lembaga Kebudayaan Ramakrisna, Calcutta. Diterjemahkan oleh Yogamurti Souw Tjiang Poh.<span id="more-126"></span></p>
<p class="MsoNormal">Dalam pada itu, semua bentuk-bentuk keagamaan dengan lambing-lambang ini hanyalah merupakan langkah permulaan: bukan cinta kasih yang sejati dari Ketuhanan. Perihal cinta kasih telah kita dengar berulang-ulang yang diucapkan oleh orang-orang di setiap tempat mereka itu berkata, “Cintailah Tuhan”. Rakyat jelata tidak tahu apa yang harus dicintai itu dan mereka sendiri juga yang berkata tidak tahu, sebab jika mereka sesungguhnya mencintai Tuhan, mereka tidak akan mengeluarkan kata-kata yang demikian sembrono. Setiap orang laki-laki dapat berkata yang dia bisa mencinta, tetapi segera kenyataannya dia tidak punya cinta kasihdi dalam perangai atau wataknya. Setiap wanita bisa berkata yang dia bisa mencinta, kemudian kenyataannya, sama sekali dia tidak dapat. Dunia ini penuh dengan segala percakapan tentang cinta kasih, tetapi sangat sulit sekali orang memperlihatkan cintanya.dimanakah cinta kasih? Bagaimanakah anda tahu yang disitu ada cinta kasih? Ujian pertama dari cinta ialah pertama-tama tidak adanya hal tawar-menawar. Selama saudara melihat seorang mencintai orang lain untuk mendapatkan sesuatu daripadanya, ketahuilah bahwa itu bukan cinta kasih, tetapi adalah hal jual beli. Apabila ada soal-soal membeli dan menjual, disitu bukannya cinta kasih. Maka jika ada seseorang bersembahyang kepada Tuhan dan Bermohon, “berilah saya ini, dan berilah saya itu” ini bukanlah cinta, bukan cinta kasih kepada Tuhan. Mengapa tidak? Umpama kami mengerjakan suatu persembahyangan kepada saudara, <span> </span>lalu saudara memberi kami sesuatu sebagai pengembaliannya/jasanya; demikian kenyataannya dan ini adalah berniaga, jual beli!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;"><a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/Image:Vivekananda_Memorial_Kanyakumari.jpg"><img class="alignleft" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/75/Vivekananda_Memorial_Kanyakumari.jpg" alt="" width="405" height="186" /></a>Cinta kasih selalu menempatkan dirinya sebagai si Pemberi dan bukan si Penerima. Berkata seorang anak Tuhan: “jikalau Tuhan menghendaki, saya berikan semuanya dan saya tidak akan meminta jasa apapun dari Tuhan, asya tidak menginginkan sesuatu dalam dunia ini. Saya cinta Tuhan oleh sebab saya ingin mencintai Beliau, dan saya tidak meminta sesuatu apapun sebagai balasannya. Peduli apa dengan pengertian orang lain, apakah Tuhan Maha Kuasa atau tidak? Saya tidak minta kekuasaan dari Beliau, tidak pula saya minta Tuhan memperlihatkan kekuasaanNya/manifestasi kekuasaanNya diatas diri saya. Cukuplah bagi saya, Tuhan adalah Yang Maha Welasasih, aku tidak perlu bertanya lain-lainnya pula”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;">Daya apakah itu yang menarik laki-laki kepada laki-laki lainnya, seorang perempuan kepada perempuan lainnya, dan perempuan kepada laki-laki, atau hewan-hewan kepada hewan-hewan lainnya, dengan daya tariknya itu seantero dunia seakan-akan ditujukan kearah satu pusat?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;">Itu tidak lain daripada yang dinamakan cinta kasih. Manifestasi daripada cinta ini dapat dilihat dari atom yang terendah sampai pun pada mahluk yang tertinggi; menembusi segalanya, Maha Ada dimana- mana, itulah cinta kasih. Apa yang Nampak sebagai daya tarik (attraction) diantara mahluk-mahluk berpanca indera, mahluk-mahluk yang tak berindera, didalam arti kelompok-kelompok khusus maupun dalam Alam Semesta umumnya ini, adalah cinta kasih dari Ketuhanan.adalah pokok ini yang bekerja dalam Alam Semesta ini. Dibawah pengaruh kekuatan ini Sang Keristus telah memberikan kehidupan seluruhnya untuk manusia; Sang Buddha lebih hebat lagi sampaipun meliputi kepada binatang-binatang, ibu kepeda anaknya, suami kepada isterinya. Adapun dibawah pengaruh-pengaruh kekuatan cinta yang serupa ini sehingga orang-orang kesatrya itu menyediakan kehidupannya untuk dikorbankan/dibaktikan bagi negaranya, dan walaupun agak aneh kedangarannya, tetapi sesungguhnya dibawah pengaruh kekuatan cinta yang serupa ini, pencuri itu melakukan pencurian, pembunuh membunuh korbannya. Sekalipun dalam hal-hal demikian, jiwa manusianya tetaplah sama, hanya bentuk/corak pernyataan cinta itu adalah berlainan. Inilah daya motif yang ada dibelakang dunia ini, bahwa si pencuri itu mempunyai rasa cinta kepada emas; cinta kasih ada disitu (pada barang) tetapi dalam jurusan yang keliru. Demikian dengan kejahatan-kejahatan lainnya, seperti juga dalam hal-hal kebajikan cinta kasih yang kekal selalu berdiri dibelakangnya. Umpama seorang membuka surat check seribu dollar untuk penduduk New York sebagai amalnya kepada orang-orang miskin, dan pada saat itu dalam kamar yang sama, seorang lainnya lagi memalsu tanda tangan sahabatnya.<span> </span>Penerangan (lampu/sinar matahari) yang dipakai pada saat dua orang itu membubuhkan tanda tangan adalah sama, tetapi masing-masing mempunyai tanggung jawab sendiri-sendiri atas pemakaian penerangan itu. Bukanlah penerangan (the light) yang<span> </span>harus dipuji atau dikecam atas perbuatan-perbuatan mereka tersebut. Tidak terikat, tetapi bersinar terang pada setiap tempat, adalah cinta kasih, daya penggerak (motive power) dari pada dunia ini, tanpa itu dunia ini akan hancur dan cinta kasih ini tidak lain daripada Tuhan (and this love is God).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;">“Tidak ada, oh kekasih, yang mencintai seorang suami untuk kepentingan si suami itu, tetapi <a href="http://mohanchandran.wordpress.com/2008/03/22/swami-vivekananda-my-ideal-role-model/"><img class="alignright" src="http://mohanchandran.files.wordpress.com/2008/03/swami-vivekananda.jpg" alt="" width="243" height="309" /></a>untuk kepentingan jiwa (bathin) yang ada di dalam diri suami itu; tidak ada, oh kekasih, yang pernah mencintai seorang istri untuk kepentingan si istri itu, melainkan untuk kepentingan jiwa yang ada di dalam istri itu. Tidak ada siapa pun yang mencintai barang-barang lainnya, kecuali untuk bathin (jiwanya)”. Sekalipun bentuk cinta dari diri pribadi yang amat tercela ini, tidak lain daripada suatu manifestasi cinta yang sama. Berdirilah disamping permainan ini, jangan mencampurbaurkan diri ke dalamnya. Tetapi lihatlah panorama yang menakjubkan ini, sebuah drama kehidupan yang agung, memperlihatkan permainan demi permainan, dan disinilah keadaan selaras yang indah sekali. Semuanya ini adalah manifestasi dari cinta yang serupa. Sekalipun dalam pengutamaan diri sendiri (selfishness); diri ini akan bertambah lipat ganda, akan tumbuh dan membesar biak. Bahwa diri yang satu ini, seorang laki-laki, akan berubah menjadi dua apabila dia menikah; beberapa diri lainnya bertambah apabila mereka mendapatkan anak; dan demikianlah diri yang satu itu tumbuh sampai dia merasakan antero dunia ini penuh dengan perangai-perangai dirinya sendiri, seluruh alam semesta ini akan penuh sebagai diri sendiri. Ia meluas kedalam satu kesatuan cinta kasih alam semesta, cinta kasih nan tak terbatas, cinta kasih ini Tuhan sendiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;">“Aku tidak menghendaki kekayaan, tidak juga kesehatan; aku tidak menginginkan kecantikan, tidak, aku tidak menginginkan intelek; biarpun kami dilahirkan, dan dilahirkan berulang-ulang di tengah-tegah segala keburukan ini dalam dunia, kami tidak akan mengeluh, tapi perkenankanlah kami untuk mencintai Dikau, dan semata untuk mencintai”. Demikian sifat kegilaan dari cinta kasih yang dapat dinyatakan dalam nyanyian ini. Bentuk cinta yang paling tajam , paling kuat, dan paling menarik dalam cinta manusia, adalah yang dinyatakan antara seorang laki-laki dengan seorang wanita, dan oleh sebab itu, maka bahasa tersebut dipergunakan orang juga untuk menyatakan suatu bhakti yang terdalam. (bentuk cinta yang paling tajam ini, antara laki-laki dan wanita, kita menpunyai istilah tertentu dalam bahasa Indonesia, yaitu apa yang kita katakan: nafsu birahi, jadi bukanlah cinta/ S. Yogamurti). Kegilaan dari cinta manusia (nafsu birahi) ini adalah suatu echo (kebalikan suara yang langsung) yang terlemah daripada keagungan cinta para Suci (atau Bijaksanawan). Kekasih-kekasih sejati dari ketuhanan menghendaki benar-benar untuk menjadi gila, supaya mabuk dengan cinta kasih Ketuhanan, menjadi “manusia yang ketagihan benar-benar akan Tuhan”. Mereka ingin meminum air nectar dalam cangkir-cangkir yang berisikan cinta kasih yang telah disediakan oleh para Guru-Guru yang Arif Bijaksana dalam setiap agama, yang telah menuangkan darah hatinya ke dalam tempat-tempat itu, dan dimana telah dipusatkan seluruh harapan mereka yang telah mencintai Tuhan tanpa mencari pahala, yaitu mereka menghendaki cinta semata-mata untuk cinta kasih saja. Pahala dari cinta kasih adalah cinta kasih saja. Pahala dari cinta kasih adalah cinta kasih, dan alangkah mulia sekali pahala ini! Hanyalah ini yang dapat menyingkirkan derita nestapa, hanya dengan minum air suci dari cangkir ini orang akan disembuhkan, dan penyakit didunia ini akan lenyap. Manusia menjadi gila dalam Ketuhanan dan melupakan diri pribadinya bahwa dia adalah seorang manusia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;"><a href="http://www.belurmath.org/swamivivekananda.htm"><img class="alignleft" src="http://www.belurmath.org/image/Vivekananda.jpg" alt="" width="255" height="308" /></a>Yang terakhir kita menemukan bahwa semua system yang berlainan ini, pada akhirnya akan bertemu dalam suatu titik, yaitu persatuan nan sempurna (Yoga). Kita selalu memulai langkah-langkah dalam keagamaan sebagai seorang Dualis. Tuhan adalah Mahluk yang terpisah, dan saya adalah mahluk lain yang terpisah. Cinta kasih datang menyertai di tengah-tengah, dan manusia mulai mendekati Tuhan, dan Tuhan seakan-akan mulai mendekati manusia. Manusia mengambil berbagai kedudukan-kedudukan dalam hubungan hidupnya debagai ayah, ibu, sahabat, atau sebagai kekasihNya; dan titik terakhir itu dicapai apabila dia menjadi satu dengan objek yang dipujanya. “saya adalah tuan = aku adalah engkau; dan engkau adalah aku, sambil memuja kepada-mu aku memuja kepada diri sendiri; dan selagi memuja diri sendiri sesungguhnya aku memuja dikau juga’. Disini kita mengetahui puncak yang tertinggi bentuk pemujaan (worship) yang dimulai dalam diri manusia itu. Pada mulanya cinta kasih untuk Diri, tetapi dengan adanya tuntutan-tuntutan akan diri yang kecil ini membuat cinta itu menjadi tamak (selfish); pada akhirnya sampailah kepada Cahaya yang penuh gemilang, jikalau diri (the Self atau Bathin) ini telah berubah – meluas menjadi Yang Tidak Terbatas (Infinite). Bahwa Tuhan yang mula-mulanya dipandang sebagi sesuatu Mahluk yang berada di tempat lain, telah menjadi Cinta Kasih nan Tidak Terbatas. Manusia itu sendiri pun berubah perangainya. Dia telah sempurna. Dengan kesadaran Tuhan dia telah melemparkan segala keinginan-keinginan yang sia-sia yang dahulunya demikian penuh adanya. Atas kemauannya lenyap pula segala kepentingan-kepentingan diri pribadi, dan pada puncaknya, dia yakin bahwa Cinta kasih, perbuatan mencintai, yang dicintai dan yang mencintai itu adalah Satu (Esa)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 54pt;">ternyata cinta yang sejati adalah cinta yang hanya mengenal kata memberi memberi dan memberi&#8230;. sudahkah anda benar-benar mencinta?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2008/10/benarkah-cinta-anda-cinta-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

