<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>imadeharyoga.com</title>
	<atom:link href="http://imadeharyoga.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://imadeharyoga.com</link>
	<description>my name is made haryoga, one from a millions family doctor in denpasar</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Mar 2011 13:44:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bukan “BENCANA” tapi “RENCANA”</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/10/bukan-%e2%80%9cbencana%e2%80%9d-tapi-%e2%80%9crencana%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/10/bukan-%e2%80%9cbencana%e2%80%9d-tapi-%e2%80%9crencana%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 08:15:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[back to nature]]></category>
		<category><![CDATA[cintai lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[MEMANUSIAKAN ALAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[“Alam tidak pernah jahat” mungkin itulah yang bisa dirangkum dari apa yang ada dalam tulisan ini.
Tahun-tahun terakhir ini sangat terasa keadaan dimana kejadian-kejadian alam semakin banyak terjadi di Indonesia maupun belahan dunia lainnya. Ada gunung meletus yang merusak ekonomi manusia, ada banjir yang menenggelamkan ribuan rumah, ada kebakaran yang membakar hutan dan rumah manusia, ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Alam tidak pernah jahat” mungkin itulah yang bisa dirangkum dari apa yang ada dalam tulisan ini.</p>
<p>Tahun-tahun terakhir ini sangat terasa keadaan dimana kejadian-kejadian alam semakin banyak terjadi di Indonesia maupun belahan dunia lainnya. Ada gunung meletus yang merusak ekonomi manusia, ada banjir yang menenggelamkan ribuan rumah, ada kebakaran yang membakar hutan dan rumah manusia, ada angin topan, ada tsunami, ada kekeringan, ada serangan hama yang menggagalkan hasil panen, ada kecelakaan pesawat terbang, ada kecelakaan kereta api, ada pula penyakit yang tiba-tiba mewabah dan memakan korban jiwa. Apa yang sebenarnya terjadi? Semua hal ini kita sebut sebagai bencana.</p>
<p>“Bencana alam” begitu biasanya kita menyebutnya. Bukan kesalahan manusia tetapi memang murni karena alam.</p>
<p>Apakah memang benar seperti itu?</p>
<p>Kenapa alam jahat kepada kita? Apakah alam bisa jahat?</p>
<p>Ada baiknya kita melihat apa yang telah kita lakukan kepada alam, sebut saja contohnya penambahan daratan di sebuah pulau kecil di Bali telah menyebabkan perubahan arus dan abrasi di bagian lain pulau. Begitu juga penambahan bangunan tanpa mengindahkan keseimbangan penanaman pohon akan meningkatkan suhu bumi yang menimbulkan pemanasan global. Kurang disiplinnya masyarakat membuang sampah pada tempatnya membuat terjadinya banjir dan jebolnya tanggul-tanggul. Adanya bangunan-bangunan pada lahan-lahan penyerap air menimbulkan longsor. Pengurasan air tanah dan berkurangnya pohon-pohon penyerap air tanah menyebabkan goyahnya daratan tentunya akan menyebabkan pergerakan tanah seperti yang terjadi di Jakarta. Pengeboran minyak bumi dan gas alam tentunya juga akan berpengaruh pada keseimbangan komponen bumi lainnya. Alam berusaha melakukan perubahan penyeimbangan diri karena adanya perubahan-perubahan yang dilakukan manusia. Segala perubahan yang dilakukan di sebuah belahan bumi akan berakibat pada belahan bumi lainnya. Semuanya terkoneksi karena kita ada dalam sebuah lingkaran atau bola besar yang kita sebut sebagai Bumi.</p>
<p>Apakah alam jahat? Sepertinya Alam hanya menjalankan sebuah rencana penyeimbangan atas apa yang telah dlakukan oleh manusia. Seorang Tokoh Suci dulu pernah berbicara bahwa &#8220;alam tidak pernah jahat&#8230;. Banjir, topan, kebakaran, longsor, tsunami, gempa bumi semua adalah sebuah “Rencana” alam… bukan “Bencana” alam.&#8221; Rencana alam terhadap semua hal yang dilakukan manusia terhadap alam. Semua untuk mencapai keseimbangan.</p>
<p>Ada baiknya kita kembali ke nasehat para leluhur kita untuk “memanusiakan alam”. Alam dianggap sebagai manusia. Alam dicintai seperti layaknya manusia. Alam diperlakukan sama seperti manusia. Alam adalah saudara kita.</p>
<p>Bila hal ini tidak dilakukan&#8230;. mungkin kita akan menjadi salah satu manusia yang ikut terlebur dalam rencana-rencana alam.</p>
<p>Namun bila ALAM senang.. kita pun akan hidup tenang. “Back to nature”</p>
<p>‘haryoga’</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/10/bukan-%e2%80%9cbencana%e2%80%9d-tapi-%e2%80%9crencana%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Secuil Pemikiran &#8230;”Perlu Aturan Baru tentang Rabies dan VAR di Bali.”</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/09/secuil-pemikiran-%e2%80%9dperlu-aturan-baru-tentang-rabies-dan-var-di-bali-%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/09/secuil-pemikiran-%e2%80%9dperlu-aturan-baru-tentang-rabies-dan-var-di-bali-%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2010 12:26:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[health: kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anjing gila]]></category>
		<category><![CDATA[penanggulangan rabies]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin rabies]]></category>
		<category><![CDATA[varorab langka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[Sudah berbulan-bulan pulau tercinta kita ini dilanda masalah penyakit rabies. Perlu kita ketahui bahwa penyakit rabies memang sangat berbahaya dan menyebabkan kematian. Seperti virus demam berdarah, virus rabies juga dapat menular, namun tidak melalui air liur nyamuk melainkan melalui air liur hewan bertaring (Morsum Canis) yaitu: ANJING, KUCING, dan KERA. Apakah anda memelihara salah satunya?
Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah berbulan-bulan pulau tercinta kita ini dilanda masalah penyakit rabies. Perlu kita ketahui bahwa penyakit rabies memang sangat berbahaya dan menyebabkan kematian. Seperti virus demam berdarah, virus rabies juga dapat menular, namun tidak melalui air liur nyamuk melainkan melalui air liur hewan bertaring (Morsum Canis) yaitu: ANJING, KUCING, dan KERA. Apakah anda memelihara salah satunya?</p>
<p>Di Bali, di pulau yang indah ini, ada kebiasaan penduduk sejak jaman dulu memelihara anjing sebagai penjaga rumah. Anjing dibiarkan berkeliaran baik pagi, siang maupun malam. Anjing biasanya tidak dikurung, maupun tidak diikat. Tidak jarang anjing dapat membuat enggan pencuri maupun perampok masuk ke rumah kita. Bahkan anjing dapat membuat pencuri lari tunggang langgang, melewati parit dan terkapar jatuh di sungai. Tidak heran dalam satu rumah di Bali kita menemui  4 sampai 5 anjing peliharaan berlarian kesana sini. Namun apakah mereka peduli dengan kesehatan anjing-anjingnya? Jangankan membelikan vaksin untuk anjing, kadang pemiliknya sakit pun belum tentu ke dokter untuk berobat..hehee</p>
<p>Kondisi ini tentunya merupakan salah satu faktor penyebab sulitnya pemberantasan rabies di Bali. Selain juga faktor-faktor yang lain.</p>
<p>Permasalah VAR (VARORAB) atau vaksin anti rabies yang belakangan ini terus muncul banyak di media massa seolah menceritakan bahwa pemerintah propinsi bali maupun pemerintah kabupaten kurang peduli dengan permasalahan ini. Kelangkaan vaksin di rumah sakit-rumah sakit daerah, dan kejadian gigitan anjing terus saja bergulir tanpa ada tanda-tanda penurunan, membuat masyarakat resah dan kadang emosi dibuatnya.</p>
<p>Namun kalo coba kita lihat kembali, pemerintah propinsi Bali ternyata sudah mengeluarkan jumlah dana yang tidaklah kecil untuk pembelian vaksin antirabies (Varorab) ini. Anjing-anjing pun sudah hampir semua di vaksin (vaksin mati.. heeehee), namun tetap saja kasus gigitan hewan bertaring yang memerlukan vaksin bermunculan disana sini. Pemberitaan kematian karena rabies terus kita temui di media masa. Lalu sampai kapan akan seperti ini? Sampai anjing-anjing dibali semuanya dimusnahkan? Atau sampai dana pemerintah habis hanya untuk membeli Varorab? Atau sampai…sampai nanti…?</p>
<p>Dibalik upaya pengadaan vaksin ini apakah terjadi penurunan “daya pemeliharaan” masyarakat terhadap hewan bertaring ini khususnya anjing? Bisa kita lihat ke rumah-rumah penduduk di Bali, tetap saja banyak anjing berkeliaran tanpa Kalung (tanda sudah divaksin rabies). Bisa dibilang peran masyarakat Bali belum maksimal untuk bersama-sama menanggulangi masalah rabies dan kelangkaan Var ini.</p>
<p>Perlu dibuatkan aturan baru yang resmi dan juga aturan adat yang mengikat tentang pemeliharaan hewan bertaring ini, khususnya ATURAN MEMELIHARA ANJING.</p>
<p>Menurut saya, aturan yang paling penting adalah: siapa yang memelihara, maka dialah yang harus ikut bertanggung jawab.</p>
<p>Aturan harus jelas. Bila terjadi gigitan maka pemilik anjing harus bertanggung jawab dalam pembelian varorab maupun pengobatannya. Bila tidak ada pemiliknya maka Banjar atau Desa yang memiliki wilayah dimana anjing itu bernaunglah yang bertanggung jawab membiayai pengobatan dan vaksinnya sampai tuntas. Jadi pemerintah tidak usah menggratiskan lagi varorab, atau mungkin hanya perlu memberikan diskon untuk pembelian var di Rumah Sakit pemerintah.</p>
<p>Dengan adanya aturan yang mengikat pemilik dan Banjar atau Desa tersebut, maka akan muncul rasa tanggung jawab masyarakat dan banjar serta desa-desa di Bali terhadap anjing-anjing di wilayahnya sehingga menekan jumlah anjing liar maupun populasi anjing secara umum yang berisiko menularkan rabies di Pulau Bali tercinta ini.</p>
<p>Dilain pihak pemerintah harus terus memantau perkembangan populasi anjing dan selalu siap memberikan vaksin gratis untuk anjing-anjing dan hewan bertaring lainnya ke pelosok-pelosok desa dibali. Sehingga seluruh anjing dibali mendapatkan vaksin.</p>
<p>Mungkin dengan cara ini rabies tidak bisa diberantas sampai 100%, namun setidaknya akan menghemat pengeluaran pemerintah dan yang lebih penting lagi, dapat memupuk kesadaran masyarakat Bali untuk ikut berperan dalam penanggulangan Rabies dan lebih mencintai Anjing-anjing Bali.</p>
<p>‘Haryoga’</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/09/secuil-pemikiran-%e2%80%9dperlu-aturan-baru-tentang-rabies-dan-var-di-bali-%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah surat dari sahabat</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/04/sebuah-surat-dari-sahabat/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/04/sebuah-surat-dari-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 13:21:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[arti sebuah senyum]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[senyum]]></category>
		<category><![CDATA[surat dari sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[

Adalah isi sepucuk surat dari sahabat lama&#8230; seorang  sahabat yang hampir saya tinggalkan.
“Sahabatku
Aku ingat…
kau pernah bilang aku adalah sahabatmu yang paling istimewa
namun engkau sering memandangku hanya dengan sebelah mata
namun tahu kah engkau… banyak hal yang belum engkau ketahui dariku….
Aku memiliki rahasia dari banyak hal
Aku sendiri adalah rahasia dari banyak hal
Aku adalah rahasia dari kecantikan seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
</strong></p>
<p>Adalah isi sepucuk surat dari sahabat lama&#8230; seorang  sahabat yang hampir saya tinggalkan.</p>
<p>“Sahabatku</p>
<p>Aku ingat…</p>
<p>kau pernah bilang aku adalah sahabatmu yang paling istimewa</p>
<p>namun engkau sering memandangku hanya dengan sebelah mata</p>
<p>namun tahu kah engkau… banyak hal yang belum engkau ketahui dariku….</p>
<p>Aku memiliki rahasia dari banyak hal</p>
<p>Aku sendiri adalah rahasia dari banyak hal</p>
<p>Aku adalah rahasia dari kecantikan seorang wanita</p>
<p>Aku juga adalah syarat kenapa seorang pria disebut tampan</p>
<p>Jika engkau suka padaku maka engkau bisa punya banyak sahabat</p>
<p>Saat aku pergi darimu orang-orang pun enggan bicara padamu</p>
<p>Ingatlah selalu… saat bercermin tanpaku kecantikan wanita akan sirna ketampanan pria akan pudar.</p>
<p>Bermimpilah bersamaku maka saat engkau bangun tubuhmu akan terasa lebih ringan</p>
<p>Lalui harimu bersamaku maka harimu akan cerah selalu</p>
<p>Saat memulai harimu ingatlah aku</p>
<p>Saat engkau mandi ingatlah padaku</p>
<p>Saat mulai mencicipi makanan ingatlah aku</p>
<p>Saat bekerja ingatlah aku</p>
<p>Saat tidur&#8230; tidurlah bersamaku</p>
<p>Bahkan saat sakit ingatlah kepadaku</p>
<p>Lalui doamu bersamaku</p>
<p>Maka aku akan selalu bersamamu</p>
<p>Menemani hari harimu, membuat hari burukmu menjadi lebih indah</p>
<p>Membuat hidupmu lebih bahagia</p>
<p>Dan.. membuat hidupmu lebih lama… untuk berbuat sesuatu yang lebih indah…</p>
<p>Sahabat karibmu</p>
<p>“<strong>Senyum</strong>”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/04/sebuah-surat-dari-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di saat Nusantara Penuh Kekacauan : Ramalan Jayabaya</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/02/di-saat-nusantara-penuh-kekacauan-ramalan-jayabaya/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/02/di-saat-nusantara-penuh-kekacauan-ramalan-jayabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 12:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[Love : Cinta Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[kerajaan hindu]]></category>
		<category><![CDATA[majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[RAMALAN JAYABAYA]]></category>
		<category><![CDATA[ratu adil]]></category>
		<category><![CDATA[sabda palon]]></category>
		<category><![CDATA[titisan wisnu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bulan terakhir ini begitu banyak hal2 buruk terjadi dinegeri ini, musim hujan yang datang tidak pada waktu biasanya, banjir, kebakaran, gempa, pembunuhan, kecelakaan, perzinahan, pemerkosaan, bayi yang terbuang, dan berbagai macam peristiwa yang tidak enak didengar begitu banyak terjadi. Kepercayaan kepada eksekutuif, legislatif,yudikatif, dan lembaga lain pun menurun, tidak tahu yang mana yang bersih, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa bulan terakhir ini begitu banyak hal2 buruk terjadi dinegeri ini, musim hujan yang datang tidak pada waktu biasanya, banjir, kebakaran, gempa, pembunuhan, kecelakaan, perzinahan, pemerkosaan, bayi yang terbuang, dan berbagai macam peristiwa yang tidak enak didengar begitu banyak terjadi. Kepercayaan kepada eksekutuif, legislatif,yudikatif, dan lembaga lain pun menurun, tidak tahu yang mana yang bersih, jujur, berjuang demi rakyat, dan yang mana yang penipu dan pengambil hak rakyat. Semua seperti bercampur aduk&#8230;</p>
<p>Ada yang berpikir bahwa hari kiamat sudah dekat, ada yang berpikir inilah kemajuan jaman, ada juga yang berpikir bahwa manusia sudah mulai meninggalkan jati dirinya sebagai manusia yang di lahirkan berbekal kasih.</p>
<p>apakah kasih sayang manusia kepada alam, kasih sayang manusia kepada sesama manusia, kasih sayang manusia kepada pencipta sudah mulai luntur?</p>
<p>Apakah manusia sudah mulai melupakan asal usulnya? Apakah manusia mulai lupa para leluhurnya? jika itu benar-benar terjadi maka keungkinan besar kita sedang berada di awal jaman kehancuran sesuai ramalan JoyoBoyo (ramalan Jayabaya). (Prabu Jayabaya pada saat pemerintahannya dipercaya sebagai titisan Dewa Wisnu)</p>
<p>Mari kita lihat kutipan dibawah ini. Percaya atau tidak percaya setidaknya kita sedang membaca sebuah karya seni yang dibuat oleh leluhur kita.</p>
<p>INILAH BAIT TERAKHIR RAMALAN JAYABAYA</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>140.<br />
<em>polahe wong Jawa kaya gabah diinteri<br />
endi sing bener endi sing sejati<br />
para tapa padha ora wani<br />
padha wedi ngajarake piwulang adi<br />
salah-salah anemani pati</em></p>
<p>tingkah laku orang Jawa seperti gabah ditampi<br />
mana yang benar mana yang asli<br />
para pertapa semua tak berani<br />
takut menyampaikan ajaran benar<br />
salah-salah dapat menemui ajal</p>
<p>141.<br />
<em>banjir bandang ana ngendi-endi<br />
gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni<br />
gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni<br />
marga wedi kapiyak wadine sapa sira sing sayekti</em></p>
<p>banjir bandang dimana-mana<br />
gunung meletus tidak dinyana-nyana, tidak ada isyarat dahulu<br />
sangat benci terhadap pendeta yang bertapa, tanpa makan dan tidur<br />
karena takut bakal terbongkar rahasianya siapa anda sebenarnya</p>
<p>142.<br />
<em>pancen wolak-waliking jaman<br />
amenangi jaman edan<br />
ora edan ora kumanan<br />
sing waras padha nggagas<br />
wong tani padha ditaleni<br />
wong dora padha ura-ura<br />
beja-bejane sing lali,<br />
isih beja kang eling lan waspadha</em></p>
<p>sungguh zaman gonjang-ganjing<br />
menyaksikan zaman gila<br />
tidak ikut gila tidak dapat bagian<br />
yang sehat pada olah pikir<br />
para petani dibelenggu<br />
para pembohong bersuka ria<br />
beruntunglah bagi yang lupa,<br />
masih beruntung yang ingat dan waspada</p>
<p>143.<br />
<em>ratu ora netepi janji<br />
musna kuwasa lan prabawane<br />
akeh omah ndhuwur kuda<br />
wong padha mangan wong<br />
kayu gligan lan wesi hiya padha doyan<br />
dirasa enak kaya roti bolu<br />
yen wengi padha ora bisa turu </em></p>
<p>raja tidak menepati janji<br />
kehilangan kekuasaan dan kewibawaannya<br />
banyak rumah di atas kuda<br />
orang makan sesamanya<br />
kayu gelondongan dan besi juga dimakan<br />
katanya enak serasa kue bolu<br />
malam hari semua tak bisa tidur</p>
<p>144.<br />
<em>sing edan padha bisa dandan<br />
sing ambangkang padha bisa<br />
nggalang omah gedong magrong-magrong</em></p>
<p>yang gila dapat berdandan<br />
yang membangkang semua dapat<br />
membangun rumah, gedung-gedung megah</p>
<p>145.<br />
wong dagang barang sangsaya laris, bandhane ludes<br />
akeh wong mati kaliren gisining panganan<br />
akeh wong nyekel bendha ning uriping sengsara</p>
<p>orang berdagang barang makin laris tapi hartanya makin habis<br />
banyak orang mati kelaparan di samping makanan<br />
banyak orang berharta namun hidupnya sengsara</p>
<p>146.<br />
<em>wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil<br />
sing ora abisa maling digethingi<br />
sing pinter duraka dadi kanca<br />
wong bener sangsaya thenger-thenger<br />
wong salah sangsaya bungah<br />
akeh bandha musna tan karuan larine<br />
akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe</em></p>
<p>orang waras dan adil hidupnya memprihatinkan dan terkucil<br />
yang tidak dapat mencuri dibenci<br />
yang pintar curang jadi teman<br />
orang jujur semakin tak berkutik<br />
orang salah makin pongah<br />
banyak harta musnah tak jelas larinya<br />
banyak pangkat dan kedudukan lepas tanpa sebab</p>
<p>147.<br />
<em>bumi sangsaya suwe sangsaya mengkeret<br />
sakilan bumi dipajeki<br />
wong wadon nganggo panganggo lanang<br />
iku pertandhane yen bakal nemoni<br />
wolak-walike zaman</em></p>
<p>bumi semakin lama semakin sempit<br />
sejengkal tanah kena pajak<br />
wanita memakai pakaian laki-laki<br />
itu pertanda bakal terjadinya<br />
zaman gonjang-ganjing</p>
<p>148.<br />
<em>akeh wong janji ora ditepati<br />
akeh wong nglanggar sumpahe dhewe<br />
manungsa padha seneng ngalap,<br />
tan anindakake hukuming Allah<br />
barang jahat diangkat-angkat<br />
barang suci dibenci</em></p>
<p>banyak orang berjanji diingkari<br />
banyak orang melanggar sumpahnya sendiri<br />
manusia senang menipu<br />
tidak melaksanakan hukum Allah<br />
barang jahat dipuja-puja<br />
barang suci dibenci</p>
<p>149.<br />
<em>akeh wong ngutamakake royal<br />
lali kamanungsane, lali kebecikane<br />
lali sanak lali kadang<br />
akeh bapa lali anak<br />
akeh anak mundhung biyung<br />
sedulur padha cidra<br />
keluarga padha curiga<br />
kanca dadi mungsuh<br />
manungsa lali asale</em></p>
<p>banyak orang hamburkan uang<br />
lupa kemanusiaan, lupa kebaikan<br />
lupa sanak saudara<br />
banyak ayah lupa anaknya<br />
banyak anak mengusir ibunya<br />
antar saudara saling berbohong<br />
antar keluarga saling mencurigai<br />
kawan menjadi musuh<br />
manusia lupa akan asal-usulnya</p>
<p>150.<br />
<em>ukuman ratu ora adil<br />
akeh pangkat jahat jahil<br />
kelakuan padha ganjil<br />
sing apik padha kepencil<br />
akarya apik manungsa isin<br />
luwih utama ngapusi</em></p>
<p>hukuman raja tidak adil<br />
banyak yang berpangkat, jahat dan jahil<br />
tingkah lakunya semua ganjil<br />
yang baik terkucil<br />
berbuat baik manusia malah malu<br />
lebih mengutamakan menipu</p>
<p>151.<br />
<em>wanita nglamar pria<br />
isih bayi padha mbayi<br />
sing pria padha ngasorake drajate dhewe</em></p>
<p>wanita melamar pria<br />
masih muda sudah beranak<br />
kaum pria merendahkan derajatnya sendiri</p>
<p><strong><em>Bait 152 sampai dengan 156 tidak ada (hilang dan rusak)</em></strong></p>
<p>157.<br />
<em>wong golek pangan pindha gabah den interi<br />
sing kebat kliwat, sing kasep kepleset<br />
sing gedhe rame, gawe sing cilik keceklik<br />
sing anggak ketenggak, sing wedi padha mati<br />
nanging sing ngawur padha makmur<br />
sing ngati-ati padha sambat kepati-pati</em></p>
<p>tingkah laku orang mencari makan seperti gabah ditampi<br />
yang cepat mendapatkan, yang lambat terpeleset<br />
yang besar beramai-ramai membuat yang kecil terjepit<br />
yang angkuh menengadah, yang takut malah mati<br />
namun yang ngawur malah makmur<br />
yang berhati-hati mengeluh setengah mati</p>
<p>158.<br />
<em>cina alang-alang keplantrang dibandhem nggendring<br />
melu Jawa sing padha eling<br />
sing tan eling miling-miling<br />
mlayu-mlayu kaya maling kena tuding<br />
eling mulih padha manjing<br />
akeh wong injir, akeh centhil<br />
sing eman ora keduman<br />
sing keduman ora eman</em></p>
<p>cina berlindung karena dilempari lari terbirit-birit<br />
ikut orang Jawa yang sadar<br />
yang tidak sadar was-was<br />
berlari-lari bak pencuri yang kena tuduh<br />
yang tetap tinggal dibenci<br />
banyak orang malas, banyak yang genit<br />
yang sayang tidak kebagian<br />
yang dapat bagian tidak sayang</p>
<p>159.<br />
<em>selet-selete yen mbesuk ngancik tutuping tahun<br />
sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu<br />
bakal ana dewa ngejawantah<br />
apengawak manungsa<br />
apasurya padha bethara Kresna<br />
awatak Baladewa<br />
agegaman trisula wedha<br />
jinejer wolak-waliking zaman<br />
wong nyilih mbalekake,<br />
wong utang mbayar<br />
utang nyawa bayar nyawa<br />
utang wirang nyaur wirang</em></p>
<p>selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun<br />
(sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu)<br />
akan ada dewa tampil<br />
berbadan manusia<br />
berparas seperti Batara Kresna<br />
berwatak seperti Baladewa<br />
bersenjata trisula wedha<br />
tanda datangnya perubahan zaman<br />
orang pinjam mengembalikan,<br />
orang berhutang membayar<br />
hutang nyawa bayar nyawa<br />
hutang malu dibayar malu</p>
<p>160.<br />
<em>sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawa<br />
ngalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener<br />
lawase pitung bengi,<br />
parak esuk bener ilange<br />
bethara surya njumedhul<br />
bebarengan sing wis mungkur prihatine manungsa kelantur-lantur<br />
iku tandane putra Bethara Indra wus katon<br />
tumeka ing arcapada ambebantu wong Jawa</em></p>
<p>sebelumnya ada pertanda bintang pari<br />
panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur<br />
lamanya tujuh malam<br />
hilangnya menjelang pagi sekali<br />
bersama munculnya Batara Surya<br />
bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut<br />
itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak<br />
datang di bumi untuk membantu orang Jawa</p>
<p>161.<br />
<em>dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan<br />
wetane bengawan banyu<br />
andhedukuh pindha Raden Gatotkaca<br />
arupa pagupon dara tundha tiga<br />
kaya manungsa angleledha</em></p>
<p>asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur<br />
sebelah timurnya bengawan<br />
berumah seperti Raden Gatotkaca<br />
berupa rumah merpati susun tiga<br />
seperti manusia yang menggoda</p>
<p>162.<br />
<em>akeh wong dicakot lemut mati<br />
akeh wong dicakot semut sirna<br />
akeh swara aneh tanpa rupa<br />
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis<br />
tan kasat mata, tan arupa<br />
sing madhegani putrane Bethara Indra<br />
agegaman trisula wedha<br />
momongane padha dadi nayaka perang<br />
perange tanpa bala<br />
sakti mandraguna tanpa aji-aji</em></p>
<p>banyak orang digigit nyamuk,<br />
mati banyak orang digigit semut, mati<br />
banyak suara aneh tanpa rupa<br />
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar<br />
tak kelihatan, tak berbentuk<br />
yang memimpin adalah putra Batara Indra,<br />
bersenjatakan trisula wedha<br />
para asuhannya menjadi perwira perang<br />
jika berperang tanpa pasukan<br />
sakti mandraguna tanpa azimat</p>
<p>163.<br />
<em>apeparap pangeraning prang<br />
tan pokro anggoning nyandhang<br />
ning iya bisa nyembadani ruwet rentenging wong sakpirang-pirang<br />
sing padha nyembah reca ndhaplang,<br />
cina eling seh seh kalih pinaringan sabda hiya gidrang-gidrang</em></p>
<p>bergelar pangeran perang<br />
kelihatan berpakaian kurang pantas<br />
namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak<br />
yang menyembah arca terlentang<br />
cina ingat suhu-suhunya dan memperoleh perintah, lalu melompat ketakutan</p>
<p>164.<br />
<em>putra kinasih swargi kang jumeneng ing gunung Lawu<br />
hiya yayi bethara mukti, hiya krisna, hiya herumukti<br />
mumpuni sakabehing laku<br />
nugel tanah Jawa kaping pindho<br />
ngerahake jin setan<br />
kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo<br />
kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda<br />
landhepe triniji suci<br />
bener, jejeg, jujur<br />
kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong</em></p>
<p>putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu<br />
yaitu Kyai Batara Mukti, ya Krisna, ya Herumukti<br />
menguasai seluruh ajaran (ngelmu)<br />
memotong tanah Jawa kedua kali<br />
mengerahkan jin dan setan<br />
seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu<br />
membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda<br />
tajamnya tritunggal nan suci<br />
benar, lurus, jujur<br />
didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong</p>
<p>165.<br />
<em>pendhak Sura nguntapa kumara<br />
kang wus katon nembus dosane<br />
kadhepake ngarsaning sang kuasa<br />
isih timur kaceluk wong tuwa<br />
paringane Gatotkaca sayuta</em></p>
<p>tiap bulan Sura sambutlah kumara<br />
yang sudah tampak menebus dosa<br />
dihadapan sang Maha Kuasa<br />
masih muda sudah dipanggil orang tua<br />
warisannya Gatotkaca sejuta</p>
<p>166.<br />
<em>idune idu geni<br />
sabdane malati<br />
sing mbregendhul mesti mati<br />
ora tuwo, enom padha dene bayi<br />
wong ora ndayani nyuwun apa bae mesthi sembada<br />
garis sabda ora gentalan dina,<br />
beja-bejane sing yakin lan tuhu setya sabdanira<br />
tan karsa sinuyudan wong sak tanah Jawa<br />
nanging inung pilih-pilih sapa</em></p>
<p>ludahnya ludah api<br />
sabdanya sakti (terbukti)<br />
yang membantah pasti mati<br />
orang tua, muda maupun bayi<br />
orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi<br />
garis sabdanya tidak akan lama<br />
beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya<br />
tidak mau dihormati orang se tanah Jawa<br />
tetapi hanya memilih beberapa saja</p>
<p>167.<br />
<em>waskita pindha dewa<br />
bisa nyumurupi lahire mbahira, buyutira, canggahira<br />
pindha lahir bareng sadina<br />
ora bisa diapusi marga bisa maca ati<br />
wasis, wegig, waskita,<br />
ngerti sakdurunge winarah<br />
bisa pirsa mbah-mbahira<br />
angawuningani jantraning zaman Jawa<br />
ngerti garise siji-sijining umat<br />
Tan kewran sasuruping zaman</em></p>
<p>pandai meramal seperti dewa<br />
dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda<br />
seolah-olah lahir di waktu yang sama<br />
tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati<br />
bijak, cermat dan sakti<br />
mengerti sebelum sesuatu terjadi<br />
mengetahui leluhur anda<br />
memahami putaran roda zaman Jawa<br />
mengerti garis hidup setiap umat<br />
tidak khawatir tertelan zaman</p>
<p>168.<br />
<em>mula den upadinen sinatriya iku<br />
wus tan abapa, tan bibi, lola<br />
awus aputus weda Jawa<br />
mung angandelake trisula<br />
landheping trisula pucuk<br />
gegawe pati utawa utang nyawa<br />
sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan<br />
sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda</em></p>
<p>oleh sebab itu carilah satria itu<br />
yatim piatu, tak bersanak saudara<br />
sudah lulus weda Jawa<br />
hanya berpedoman trisula<br />
ujung trisulanya sangat tajam<br />
membawa maut atau utang nyawa<br />
yang tengah pantang berbuat merugikan orang lain<br />
yang di kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan</p>
<p>169.<br />
<em>sirik den wenehi<br />
ati malati bisa kesiku<br />
senenge anggodha anjejaluk cara nistha<br />
ngertiyo yen iku coba<br />
aja kaino<br />
ana beja-bejane sing den pundhuti<br />
ateges jantrane kaemong sira sebrayat</em></p>
<p>pantang bila diberi<br />
hati mati dapat terkena kutukan<br />
senang menggoda dan minta secara nista<br />
ketahuilah bahwa itu hanya ujian<br />
jangan dihina<br />
ada keuntungan bagi yang dimintai<br />
artinya dilindungi anda sekeluarga</p>
<p>170.<br />
<em>ing ngarsa Begawan<br />
dudu pandhita sinebut pandhita<br />
dudu dewa sinebut dewa<br />
kaya dene manungsa<br />
dudu seje daya kajawaake kanti jlentreh<br />
gawang-gawang terang ndrandhang</em></p>
<p>di hadapan Begawan<br />
bukan pendeta disebut pendeta<br />
bukan dewa disebut dewa<br />
namun manusia biasa<br />
bukan kekuatan lain diterangkan jelas<br />
bayang-bayang menjadi terang benderang</p>
<p>171.<br />
<em>aja gumun, aja ngungun<br />
hiya iku putrane Bethara Indra<br />
kang pambayun tur isih kuwasa nundhung setan<br />
tumurune tirta brajamusti pisah kaya ngundhuh<br />
hiya siji iki kang bisa paring pituduh<br />
marang jarwane jangka kalaningsun<br />
tan kena den apusi<br />
marga bisa manjing jroning ati<br />
ana manungso kaiden ketemu<br />
uga ana jalma sing durung mangsane<br />
aja sirik aja gela<br />
iku dudu wektunira<br />
nganggo simbol ratu tanpa makutha<br />
mula sing menangi enggala den leluri<br />
aja kongsi zaman kendhata madhepa den marikelu<br />
beja-bejane anak putu</em></p>
<p>jangan heran, jangan bingung<br />
itulah putranya Batara Indra<br />
yang sulung dan masih kuasa mengusir setan<br />
turunnya air brajamusti pecah memercik<br />
hanya satu ini yang dapat memberi petunjuk<br />
tentang arti dan makna ramalan saya<br />
tidak bisa ditipu<br />
karena dapat masuk ke dalam hati<br />
ada manusia yang bisa bertemu<br />
tapi ada manusia yang belum saatnya<br />
jangan iri dan kecewa<br />
itu bukan waktu anda<br />
memakai lambang ratu tanpa mahkota<br />
sebab itu yang menjumpai segeralah menghormati,<br />
jangan sampai terputus, menghadaplah dengan patuh<br />
keberuntungan ada di anak cucu</p>
<p>172.<br />
<em>iki dalan kanggo sing eling lan waspada<br />
ing zaman kalabendu Jawa<br />
aja nglarang dalem ngleluri wong apengawak dewa<br />
cures ludhes saka braja jelma kumara<br />
aja-aja kleru pandhita samusana<br />
larinen pandhita asenjata trisula wedha<br />
iku hiya pinaringaning dewa</em></p>
<p>inilah jalan bagi yang ingat dan waspada<br />
pada zaman kalabendu Jawa<br />
jangan melarang dalam menghormati orang berupa dewa<br />
yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga<br />
jangan keliru mencari dewa<br />
carilah dewa bersenjata trisula wedha<br />
itulah pemberian dewa</p>
<p>173.<br />
<em>nglurug tanpa bala<br />
yen menang tan ngasorake liyan<br />
para kawula padha suka-suka<br />
marga adiling pangeran wus teka<br />
ratune nyembah kawula<br />
angagem trisula wedha<br />
para pandhita hiya padha muja<br />
hiya iku momongane kaki Sabdopalon<br />
sing wis adu wirang nanging kondhang<br />
genaha kacetha kanthi njingglang<br />
nora ana wong ngresula kurang<br />
hiya iku tandane kalabendu wis minger<br />
centi wektu jejering kalamukti<br />
andayani indering jagad raya<br />
padha asung bhekti</em></p>
<p>menyerang tanpa pasukan<br />
bila menang tak menghina yang lain<br />
rakyat bersuka ria<br />
karena keadilan Yang Kuasa telah tiba<br />
raja menyembah rakyat<br />
bersenjatakan trisula wedha<br />
para pendeta juga pada memuja<br />
itulah asuhannya Sabdopalon<br />
yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur<br />
segalanya tampak terang benderang<br />
tak ada yang mengeluh kekurangan<br />
itulah tanda zaman kalabendu telah usai<br />
berganti zaman penuh kemuliaan<br />
memperkokoh tatanan jagad raya<br />
semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi</p>
<div>***</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/02/di-saat-nusantara-penuh-kekacauan-ramalan-jayabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BUKIT EJOHIN DARI AA RAKA SIDAN</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/02/bukit-ejohin-dari-aa-raka-sidan/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/02/bukit-ejohin-dari-aa-raka-sidan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 10:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik / Music]]></category>
		<category><![CDATA[bali song]]></category>
		<category><![CDATA[bukit ejohin]]></category>
		<category><![CDATA[lagu bali]]></category>
		<category><![CDATA[raka sidan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[BUKIT EJOHIN adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh  A A Raka Sidan, berisi sebuah nasehat kepada kita semua baik wanita maupun laki-laki dalam menjalani kehidupan bersama, untuk tidak memandang sesuatu hanya dari apa yang terlihat saja&#8230;seperti kata orang jangan menilai buku dari sampulnya. seperti bukit yang terlihat indah halus dari kejauhan, seperti telor &#8220;semuwuk&#8221; (telor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BUKIT EJOHIN adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh  A A Raka Sidan, berisi sebuah nasehat kepada kita semua baik wanita maupun laki-laki dalam menjalani kehidupan bersama, untuk tidak memandang sesuatu hanya dari apa yang terlihat saja&#8230;seperti kata orang jangan menilai buku dari sampulnya. seperti bukit yang terlihat indah halus dari kejauhan, seperti telor &#8220;semuwuk&#8221; (telor yang gagal busuk karena gagal menetas-&#8217;red) sama-sama halus terlihatnya tapi tidak tahu didalamnya. begitu juga kehidupan seseorang terlihat indah dimata kita namun kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi didalamnya.</p>
<p>BUKIT EJOHIN</p>
<p>Adi jegeg&#8230;..</p>
<p>yening mejalan bedikang je nolih menek apang tusing nyen ketanjung</p>
<p>Mare nyumu makurenan</p>
<p>Rage medasar sing ngelah</p>
<p>Jeg be nagih hidup mewah</p>
<p>Aget baas enu nyidang meli, jani ajine sube melambung tinggi</p>
<p>Beli sing nombang yening adi nyaihang ajak pisage ane sube pade ngelah</p>
<p>Tolih masih ne betenan liu ada ne seng sara</p>
<p>Ngemasin kanti mekente</p>
<p>De nyen ngaden mare anak ngelah</p>
<p>Hidupne lakar  tusing ngelah masalah</p>
<p>Yen rage nolih bukite uling joh&#8230;..</p>
<p>Mule kedas alus tusing ada mlendag mlendug ne</p>
<p>Keto masih yen taluh semuwuk&#8230;</p>
<p>Mule patuh putih kedas tusing lung tengah ne</p>
<p>Pang sing kanti ngutang kandik nuduk jaum</p>
<p>Man ne jelekan</p>
<p>Ulian rage state angob teken kesugihan</p>
<p>Apa buiin, ulian arta ngemasin mepalas makurenan.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8211;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/02/bukit-ejohin-dari-aa-raka-sidan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Naik tidak perlu persiapan, namun turun perlu persiapan</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/01/naik-tidak-perlu-persiapan-namun-turun-perlu-persiapan/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/01/naik-tidak-perlu-persiapan-namun-turun-perlu-persiapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 13:29:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Island]]></category>
		<category><![CDATA[Gede Prama]]></category>
		<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[kata kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan naik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah sebuah kalimat yang kontroversial, “naik tidak perlu persiapan, turunlah yang perlu persiapan”. Kalimat ini pertama kali saya dengar dari seorang penceramah yang saya kagumi, Gede Prama. Benar atau tidaknya kalimat ini tergantung dari sudut mana kita mengartikannya.
Saat ini kebanyakan orang selalu berkeinginan melebihi orang lain, menjadi sesuatu yang lebih, menjadi sesuatu yang paling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah sebuah kalimat yang kontroversial, “naik tidak perlu persiapan, turunlah yang perlu persiapan”. Kalimat ini pertama kali saya dengar dari seorang penceramah yang saya kagumi, Gede Prama. Benar atau tidaknya kalimat ini tergantung dari sudut mana kita mengartikannya.</p>
<p>Saat ini kebanyakan orang selalu berkeinginan melebihi orang lain, menjadi sesuatu yang lebih, menjadi sesuatu yang paling super, seperti pangkat yang tinggi, kedudukan yang tertinggi, uang yang banyak, rumah yang paling megah, dan banyak hal lainnya yang kita anggap akan memberikan kepuasan bathin kita. Bahkan secara tidak sengaja mempersiapkan diri untuk memiliki hidup yang penuh kemewahan ini. Tidak jarang banyak orang yang miskin pun memaksakan diri bergaya hidup mewah.</p>
<p>Seorang keryawan berangan-angan menjadi bos, seorang miskin berangan-angan menjadi kaya raya.</p>
<p>Namun saat telah mendapatkan kejayaan dan kemewahan itu, orang sering lupa mempersiapkan diri bila kelak bisa saja akan menjadi menderita dan segalanya tidak ada, atau segalanya tidak bisa, entah karena dimakan usia, atau mendapatkan kebangkrutan, atau bencana alam, atau gagal promosi, atau kegagalan-kegagalan yang lainnya.</p>
<p>Maka timbullah stess, cemas, depresi dan tidak jarang orang menjadi <em>konslet</em> dan menderita kelainan jiwa. Mendadak menjadi paranoid, atau bahkan menjadi tertawa-tertawa dan menangis sendiri serta menjadi gembel,hidup dalam dunianya sendiri ,seperti dunia kedokteran sebut sebagai Skizofrenia paranoid dan skizofrenia hebefrenik  (populernya disebut gila).</p>
<p>Tidak jarang seorang direktur suatu perusahaan besar menjadi depresi bahkan skizofrenia (gila) saat usia pensiunnya tiba. Banyak konglomerat yang mendadak bunuh diri saat bisnisnya gagal dan menderita kerugian yang besar.  Kebiasaan dilayani, kebiasaan memerintah, kebiasaan selalu diatas dan penuh kemewahan kadang membuat kita lupa mempersiapkan diri untuk turun menjadi orang yang tidak ada apa-apanya lagi. Menjadi orang yang tidak pernah diperhitungkan lagi….</p>
<p>Jadi ingat pasien saat coass dulu di lab. Psikiatri….. Saat seorang pelatih militer yang ditakuti anak buahnya pada masanya, kini tiba-tiba terserang depresi saat usia pensiunnya tiba, tidak ada lagi yang dibentak, tak ada lagi yang mempedulikannya karena mereka semua hanya hormat karena takut. Jelaslah bahwa bapak pensiunan ini tidak siap menghadapi usia-usia pensiunnya.</p>
<p>Kita semua siap saat di atas…namun saat kita di bawah tidak semua dari kita siap.</p>
<p>“naik tidak perlu persiapan, turun perlu persiapan”</p>
<p>Karena semua orang akan tiba saatnya menghadapi saat-saat TURUN kembali.</p>
<p>jadi ingat dengan nasehat orang tua &#8220;saat berjalan janganlah selalu menoleh keatas&#8230;. sesekali lihatlah kebawah&#8230; sehingga tidak tersandung&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/01/naik-tidak-perlu-persiapan-namun-turun-perlu-persiapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati Hati Gatal Sekeluarga Malam Hari</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/01/hati-hati-gatal-sekeluarga-malam-hari/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/01/hati-hati-gatal-sekeluarga-malam-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[health: kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bukan rabies]]></category>
		<category><![CDATA[gatal]]></category>
		<category><![CDATA[gatal di alat kelamin]]></category>
		<category><![CDATA[gatal malam hari]]></category>
		<category><![CDATA[istri gatal]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kulit]]></category>
		<category><![CDATA[skabies]]></category>
		<category><![CDATA[suami gatal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda dan keluarga merasakan gatal bersamaan dimalam hari? Atau gatal-gatal di ketiak, sekitar puting susu, sekitar pusar, di alat kelamin, di bokong, di pergelangan tangan, telapak tangan dan kaki, di siku, atau di sela-sela jari tangan?
Berhati hatilah mungkin keluarga anda adalah salah satu keluarga yang terjangkit skabies.Tetapi untungnya penyakit ini tidak mengenai keluarga yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda dan keluarga merasakan gatal bersamaan dimalam hari? Atau gatal-gatal di ketiak, sekitar puting susu, sekitar pusar, di alat kelamin, di bokong, di pergelangan tangan, telapak tangan dan kaki, di siku, atau di sela-sela jari tangan?</p>
<p>Berhati hatilah mungkin keluarga anda adalah salah satu keluarga yang terjangkit skabies.Tetapi untungnya penyakit ini tidak mengenai keluarga yang menerapkan pola hidup bersih, dan tidak begitu bahaya seperti rabies walaupun namanya mirip tapi sangat jauh berbeda.</p>
<p>Nah apa sebenarnya skabies itu? Mari kita baca sedikit celoteh tentang penyakit parasit ini, yang saya ambil dari tugas-tugas dokter muda lengkap dengan sumbernyaJ</p>
<p><strong>Apa sih skabies itu?</strong></p>
<p><strong> </strong>Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap <em>Sarcoptes scabei var, hominis</em> dan produknya (DERBER 1971). Penyakit ini sangat mudah sekali menular dan sangat gatal terutama pada malam hari. Faktor yang mempengaruhi ialah hygiene yang kurang baik.¹ sering disebut: The itch, gudik, budukan, gatal agogo.¹</p>
<p><strong>Apa benyebabnya dan bagaimana penularannya?</strong></p>
<p>Sarcoptes scabei termasuk filum <em>Arthropoda</em>, kelas <em>Arachnida</em>, ordo <em>Ackarima</em>, super famili <em>Sarcoptes</em>. Pada manusia disebut <em>Sarcoptes scabei var.hominis</em>. Selain itu terdapat <em>Sarcoptes scabei</em> yang lain, misalnya pada kambing dan babi.</p>
<p>Secara morfologik merupakan tungau kecil, berbentuk oval, punggungnya cembung dan bagian perutnya rata. Tungau ini translusen, berwarna putih kotor dan tidak bermata. Ukurannya, yang betina berkisar antara 330-450 mikron x 250-350 mikron, sedangkan yang jantan lebih kecil, yakni 200-240 mikron x 150-200 mikron. Bentuk dewasa mempunyai 4 pasang kaki, 2 pasang kaki didepan sebagai alat untuk melekat dan 2 pasang kaki kedua pada betina berakhir pada rambut, sedangkan pada yang jantan pasangan kaki ketiga berakhir dengan rambut dan keempat berakhir dengan alat perekat.</p>
<p>Siklus hidup tungau ini sebagai berikut. Setelah kopulasi (perkawinan) yang terjadi diatas kulit, yang jantan akan mati, kadang- kadang masih dapat hidup beberapa hari dalam terowongan yang digali oleh yang betina. Tungau betina yang sudah dibuahi menggali terowongan dalam stratum korneum, dengan kecepatan 2-3 milimeter sehari dan sambil meletakkan telurnya 2 atau 4 butir sehari sampai mencapai jumlah 40 atau 50. Bentuk betina yanag dibuahi ini dapat hidup sebulan lamanya. Telur akan menetas, biasanya dalam waktu 3-5 hari, dan mempunyai larva yang mempunyai 3 pasang kaki. Larva ini dapat tinggal dalam terowongan, tetapi dapat juga keluar.Setelah 2-3 hari larva akan menjadi nimfa yang mempunyai 2 bentuk, jantan dan betina, dengan 4 pasan kaki. Seluruh siklus hidupnya mulai dari telur sampai bentuk dewasa memerlukan waktu antara 8-12 hari.¹</p>
<p><em>Sarcoptes Scabiei var. hominis.</em><sup> 5</sup><em> </em></p>
<p>Setelah sekitar 1 minggu, telur menetas, dan anak <em>Sarcoptes </em>akan tumbuh menjadi dewasa. <em>Sarcoptes</em> dewasa ini akan keluar dari lorong-lorong untuk mencari pasangannya (hal ini biasanya terjadi pada malam hari). Oleh karena itu penderita scabies akan merasakan gatal-gatal pada malam hari.³</p>
<p>Siklus tersebut akan terulang lagi. Lorong-lorong yang lama akan menyembuh, sedangkan ditempat yang lain akan terbentuk lorong-lorong baru. Bekas lorong-lorong tersebut akan meninggalkan kelainan gambaran sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Hiperpigmentasi</li>
<li>Tidak berskuama</li>
</ol>
<p><a href="http://manipi.files.wordpress.com/2009/05/scabies_186.jpg"><img class="aligncenter" src="http://manipi.files.wordpress.com/2009/05/scabies_186.jpg" alt="" width="364" height="238" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em>Kelainan kulit pada scabies.</em><sup> 5</sup></p>
<p>Kelainan kulit dapat disebabkan tidak hanya oleh tungau scabies, tetapi juga pada penderita sendiri akibat garukan. Gatal yang terjadi disebabakan oleh sensitisasi terhadap sekreta dan eksreta tungau yang memerlukan waktu kira-kira sebulan setelah infestasi. Pada saat itu kelainan kulit menyerupai dermatitis dengan ditemukannya papul, vesikel, urtika, dan lain-lain. Dengan gaukan dapat timbul erosi, ekskoriasi, krusta, dan infeksi sekunder.²</p>
<p><strong>Bagaimana tanda-tanda dan gejala yang dirasakan?</strong></p>
<p>Ada 4 tanda kardinal :</p>
<ol>
<li>Proritus      nokturna, artinya atal pada malam hari yang disebabkan karena aktivitas      tungau ini lebih tinggi pada suhu yang lebih lembab dan panas.</li>
<li>Penyakit      ini menyerang manusia secara kelompok, misalnya dalam sebuah keluarga      biasanya seluruh anggota keluarga terkena infeksi. Begitu pula dalam      sebuah perkampungan yang padat penduduknya, sebagian besar tetangga yang      berdekatan akan diserang tungau tersebut. Dikenal keadaan hiposensitisasi,      yang seluruh anggota keluarganya terkena. Walaupun mengalami infestasi      tungau, tetapi tidak memberikan gejala. Penderita ini bersifat sebagai      pembawa (carrier).</li>
<li>Adanya terowongan (kunikulus) pada      tempat-tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-aban. Berbentuk garus lurus atau      berkelok, rata-rata panjang 1 cm, pada ujng terowongan itu didapatkan      papul atau vesikel. Jika timbul infeksi sekunder ruam kulitnya menjadi      polimorf (pustule, ekskoriasi, dan lain-lain). Tempat predileksinya      biasanya merupakan tempat dengan stratum korneum yang tipis, yaitu: sela-sela      jari tangan, pergelangan tangan bagian volar, siku bagian luar, lipat      ketiak bagian depan, areola mammae (wanita), umbilicus, bokong, genetalia      eksterna (pria), dan perut bagian bawah. Pada bayi dapat menyerang telapak      tangan dan telapak kaki.</li>
<li>Menemukan tungau, merupakan hal yang paling      diagnostik. Dapat      ditemukan satu atau lebih stadium hidup tungau ini.</li>
</ol>
<p>Diagnosis dapat dibuat dengan menemukan 2 dari 4 tanda cardinal tersebut.¹</p>
<p>Khas untuk skabies adalah rasa gatal yang amat sangat terutama pada malam hari. Hal ini dikarenakan pada malam hari suasananya lebih hangat, sehingga larva aktif akan keluar dari sarangnya.</p>
<p>Efflorosensinya berupa papula atau vesikel dimana puncaknya terdapat gambaan yang sebenarnya merupakan lorong-lorong rumah sarcoptes yang biasanya disebut dengan istilah burrowsatau kunikulus. Kunikulus ini pada pemeriksaan fisik kadang tidak terlihat (tidak ditemukan) karena sudah hilang akibat garukan kronis. Jika terjadi infeksi sekunder, kunikilus ini dapat menjadi pustula.</p>
<p>Apabila skabies mengenai gland penis seperti gambar diatas, maka akan terbentuk papula-papula eritematus yang jelas. Papula ini mirip dengan papula pada sifilis, hanya bedanya bahwa papula pada skabies tersebut terasa gatal sekali.</p>
<p>Jika skabies ini terjadi pada skrotum seperti gambar diatas pula, maka gambarannya akan semakin jelas lagi. Hal ini dikarenakan stratum korneum scrotum lebik tipis. Sehingga papula akan semakin jelas terlihat. Didaerah lain, stratum korneumnya biasanya lebih tebal, sehingga papulanya akan lebih tidak terlihat.</p>
<p>Penularan skabies dapat terjadi secara :</p>
<ol>
<li>Kontak langsung dengan penderitanya.</li>
<li>Secara tidak langsung, misalnya melalui pakaian, alat-alat tidur, dan lain-lain.</li>
<li>Sarcoptes Scabei sendiri senang berpindah-pindah tempat.</li>
</ol>
<p>Sebagai catatan sewaktu terjadi penularan tersebut, orang yang ditulari tidak merasa gatal-gatal.</p>
<p>Apabila seseorang pernah terkena skabies, maka pada penularan yang kedua telah terjadi sensitisasi gejalanya akan berubah menjadi :</p>
<ol>
<li>Nodul</li>
<li>Besar</li>
<li>Teraba keras</li>
<li>Khas pada daerah longgar atau lunak.</li>
</ol>
<p>Gejala ini sering dikelirukan dengan urtika.<sup> 4</sup></p>
<p><a href="http://medicastore.com/images/tungau_skabies_fotomikrograf.jpg"><img class="aligncenter" src="http://medicastore.com/images/tungau_skabies_fotomikrograf.jpg" alt="" width="306" height="201" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Skabies Norwegia (scabies berkrusta)</p>
<p>Bentuk scabies ini ditandai dengan dermatitis berkrusta pada tangan dan kaki, dan skuama yang generalisata. Bentuk ini sangat menular, tetapi rasa gatalnya sangat sedikit. Tungau dapat ditemukan dalam jumlah yang sangat besar. Penyakit ini terdapat pada penderita dengan retardasi mental, kelemahan fisis, gangguan imunologik, dan psikosis.¹</p>
<p><strong>Bagaimana cara memastikan itu benar-benar scabies?</strong></p>
<p>Dengan adanya keluhan gatal terutama pada malam hari, kelaina kulit pada tempat predileksi, dan adanya penyakit serupa pada angota keluarga yang serumah, sudah dapat diduga bahwa penyakit tersebut adalah scabies. Terlebih-lebih jika ditemukannya terowongan.¹</p>
<p>Cara menemukan tungau :</p>
<ol>
<li>Carilah mula-mula terowongan, kemudian pada ujung yang terlihat papul atau vesikel dicongkel dengan jarum dan diletakkan diatas sebuah kaca obyek, lalu ditutup dengan kaca penutup dan dilihat dengan mikroskop cahaya.</li>
<li>Dengan cara menyikat dengan sikat dan ditampung di atas selembar kertas putih dan dilihat dengan kaca pembesar.</li>
<li>Dengan membuat biopsy irisan. Caranya: lesi dijepit dengan 2 jari kemudian dibuat irisan tipis dengan pisau dan diperiksa denga mikroskop cahaya.</li>
<li>Dengan biopsy eksisional dan diperiksa dengan pewarnaan H.E.</li>
</ol>
<p><strong>Ada beberapa penyakit yang menyerupai scabies </strong></p>
<p>Adanya pendapat yang mengatakan penyakit scabies ini merupakan <em>the great imitator </em>karena dapat menyerupai banyak penyakit kulit dengan keluhan gatal. Sebagai diagnosis banding ialah : prurigo, pedikulosis korporis, dermatitis, dan lain-lain.¹</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Bagaimana mengobatinya?</strong></p>
<p>Syarat obat yang ideal adalah :</p>
<ol>
<li>Harus      efektif terhadap semua stadium tungau.</li>
<li>Harus      tidak menimbulkan iritasi dan tidak toksik.</li>
<li>Tidak      berbau atau kotor serta tidak merusak atau mewarnai pakaian.</li>
<li>Mudah      diperoleh dan harganya murah.</li>
</ol>
<p>Cara pengobatannya ialah seluruh anggota keluarga harus diobati (termasuk pendrita yang hiposensitisasi).¹</p>
<p>Jenis obat topikal :</p>
<ol>
<li>Belerang endap (sulfur presipitatum) dengan kadar      4-20% dalam bentuk salep atau krim. Preparat ini karena tidak efektif terhadap stadium      telur, maka penggunaanya tidak boleh kurang dari 3 hari. Kekurangannya      yang lain ialah berbau dan mengotori pakaian dan kadang-kadang menimbulkan      iritasi. Dapat dipakai pada bayi berumur kurang dari 2 tahun.</li>
<li>Emulsi      benzyl-benzoas (20-25%), efektif terhadap semua stadium, diberikan setiap      malam selama tiga hari. Obat ini sulit diperoleh, sering memberi iritasi,      dan kadang-kadang makin gatal setelah dipakai.</li>
<li>Gama      Benzena Heksa Klorida (gameksan = gammexane) kadarnya 1% dalam krim atau      losio, termasuk obat pilihan karena efektif terhadap semua stadium, mudah      digunakan, dan jarang memberi iritasi. Obat ini tidak dianjurkan pada anak      dibawah enam tahun dan wanita hamil, karena toksis terhadap susunan saraf      pusat. Pemberiannya cukup sekali, kecuali jika masih ada gejala diulangi      seminggu kemudian.</li>
<li>Krotamiton      10% dalam krim atau losio juga merupakan obat pilihan, mempunyai dua efek      sebagai antiskabies dan antigatal ; harus dijauhkan dari mata, mulut, dan      uretra.</li>
<li>Permetrin      dengan kadar 5% dalam krim, kurang toksik jika dibandingkan gameksan,      efektifitasnya sama, aplikasi hanya sekali dan dihapus setelah 10 jam.      Bila belum sembuh diulangi selama seminggu. Tidak dianjurkan pada bayi      dibawah umur 2 bulan.</li>
</ol>
<p>Bila disertai infeksi sekunder dapat diberikan antibiotika. Untuk rasa gatal dapat diberikan antihistamin per oral. Perlu diperhatikan jika diantara anggota keluarga ada yang menderita skabies juga harus diobati.¹</p>
<p>Karena sifatnya yang sangat mudah menular, maka apabila ada salah satu anggota keluarga terkena scabies, sebaiknya seluruh anggota keluarga tersebut juga harus menerima pengobatan. Pakaian, alat-alat tidur, dan lain-lain hendaknya dicuci dengan air panas.³</p>
<p>Cara pemberantasannya adalah :</p>
<ol>
<li>Penyuluhan tenang penyakit scabies.</li>
<li>Pendidikan kesehatan pada masyarakat.</li>
<li>Peningkatan kebersihan</li>
<li>Pengobatan masal untuk penduduk.</li>
</ol>
<p><strong>Bisakah disembuhkan?</strong></p>
<p>Dengan memperhatikan pemilihan dan cara pemakaian obat, serta syarat pengobatan dan menghilangkan faktor predisposisi (antara lain hygiene yang buruk), maka penyakit ini dapat diberantas dan memberi prognosis yang baik.¹</p>
<p><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Djuanda Adhi . <em>Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin.</em> Ed. 3. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta : 2002.</li>
<li>Bag./SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin.<em>Atlas Penyakit Kulit dan Kelamin.</em> FK. Unair/RSU Dr. Soetomo. Surabaya : 2007.</li>
<li>Lab/SMF. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. <em>Pedoman Diagnosis dan Terapi Penyakit Kulit dan Kelamin.</em> Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/RSUP Sanglah. Denpasar : 2000.</li>
<li><em>4. </em>Sularsito Sri Adi , Soebaryo Retno Widowati, Kuswadji . <em>Dermatologi Praktis</em> . Ed. 1. PERDOSKI. 1989.<em> </em></li>
<li>Wiederkehr, M., Schwart, R. A. 2006. Scabies. Available at: <a href="http://www.emedicine.com/DERM/topic471.htm">http://www.emedicine.com/DERM/topic471.htm</a>. Accessed: June 28, 2007.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/01/hati-hati-gatal-sekeluarga-malam-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM)</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2010/01/jaminan-kesehatan-bali-mandara-jkbm/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2010/01/jaminan-kesehatan-bali-mandara-jkbm/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 13:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Island]]></category>
		<category><![CDATA[health: kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dinas kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes bali]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes prop bali]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kesehatan bali mandara]]></category>
		<category><![CDATA[JKBM]]></category>
		<category><![CDATA[yankestis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=486</guid>
		<description><![CDATA[pernahkah anda mendengar JKBM? atau Jaminan Kesehtan Bali Mandara?
Ini adalah program jaminan kesehatan untuk masyarakat Bali. sejak tahun lalu program ini sudah banyak dibicarakan si media massa maupun di pertemuan-pertemuan Gubernur Bali, bahwa seluruh masyarakat bali akan mendapatkan jaminan kesehatan, berupa pelayanan kesehatan gratis diseluruh puskesmas dan rumah sakit pemerintah.
tahun 2009 pemerintah Bali sudah menjalankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pernahkah anda mendengar JKBM? atau Jaminan Kesehtan Bali Mandara?</p>
<p>Ini adalah program jaminan kesehatan untuk masyarakat Bali. sejak tahun lalu program ini sudah banyak dibicarakan si media massa maupun di pertemuan-pertemuan Gubernur Bali, bahwa seluruh masyarakat bali akan mendapatkan jaminan kesehatan, berupa pelayanan kesehatan gratis diseluruh puskesmas dan rumah sakit pemerintah.</p>
<p>tahun 2009 pemerintah Bali sudah menjalankan pelayanan kesehatan gratis keliling ke seluruh pelosok bali (kecuali jemberana) yang bernama program YANKESTIS prop. Bali, langsung langsung dibawah koordinasi dinas kesehatan propinsi Bali.</p>
<p>tahun 2010 program yankestis atau pelayanan kesehatan dratis ini diganti oleh program baru bernama JKBM yang diharapkan akan eksis untuk seterusnya menjamin kesehatan masyarakat bali. program ini mulai per 1 januari 2010.</p>
<p>secara umum program JKBM ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bali. bagi masyarakat bali yang memiliki KTP dan KK dan sudah terdaftar di desa masing-masing akan mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas dan rumah sakit pemerintah yang ada dibali secara gratis. Tentunya harus dilakukan secara bertahap, dari tempat pelayanan kesehatan terdepan/terkecil (puskesmas) kemudian dilanjutkan ke Rumah Sakit daerah dan ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah.</p>
<p>Hanya dengan menunjukkan KTP dan KK kita sudah bisa mendapatkan pelayanan gratis ini. Namun masih dalam ruang inap kelas 3. seiring perkembangannya akan berkembang menuju ruang inap kelas yang lebih elit bahkan sampai kelas VIP, namun kemungkinan akan diperlukan dana tambahan dari yang bersangkutan yang dibayar dalam sistem asuransi. Untuk yang terakhir ini masih dalam penggodokan.</p>
<p>Nah, sungguh beruntungnya kita hidup di Bali pulau tercinta ini. semoga program ini berjalan dengan lancar dan tidak ada KKN di dalamnya. demi masyarakat Bali yang sehat dan bahagia lahir bathin.</p>
<p>Demikian info yang saya tahu tentang JKBM ini semoga bermanfaat bagi pembaca semua.</p>
<p>Untuk lebih rinci bisa ditanyakan ke dinas kesehatan terdekat, puskesmas dan rumah sakit anda. Mintalah keterangan yang sejelas-jelasnya sehingga tidak ada lagi pengertian yang simpang siur diantara masyarakat dan tenaga kesehatan.</p>
<p>berobat gratis tis tis tis&#8230;.!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2010/01/jaminan-kesehatan-bali-mandara-jkbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Budaya Bali, Memanusiakan Alam Lingkungan</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2009/12/budaya-bali-memanusiakan-alam-lingkungan/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2009/12/budaya-bali-memanusiakan-alam-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 12:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bali Island]]></category>
		<category><![CDATA[Heart Sound]]></category>
		<category><![CDATA[bali yang aneh]]></category>
		<category><![CDATA[hindu siwa sidhanta]]></category>
		<category><![CDATA[memanusiakan lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[Hidup di pulau Bali banyak hal yang aneh dan tidak biasa kita lihat disana. ini tentang kebiasaan orang – orang/penduduk asli Bali. Kadang bagi orang-orang yang tumben datang ke Bali terheran heran melihat adat istiadat orang Bali. Dan banyak muncul pertanyaan menggelitik yang keluar dari bibir para wisatawan kepada guidenya yang kadang guidenya pun tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup di pulau Bali banyak hal yang aneh dan tidak biasa kita lihat disana. ini tentang kebiasaan<a href="http://1.bp.blogspot.com/_g0cA3xsql64/SrTIFNxWLwI/AAAAAAAAACk/s1Ri4f3VGzY/s320/10092009%28009%29.jpg"><img class="alignright" src="http://1.bp.blogspot.com/_g0cA3xsql64/SrTIFNxWLwI/AAAAAAAAACk/s1Ri4f3VGzY/s320/10092009%28009%29.jpg" alt="" width="312" height="234" /></a> orang – orang/penduduk asli Bali. Kadang bagi orang-orang yang tumben datang ke Bali terheran heran melihat adat istiadat orang Bali. Dan banyak muncul pertanyaan menggelitik yang keluar dari bibir para wisatawan kepada guidenya yang kadang guidenya pun tidak dapat menjelaskan hal ini dengan gamblang.<span id="more-482"></span></p>
<p>Ada satu hal (diantara banyak hal lainnya) yang paling sering dilontarkan oleh wisatawan-wisatawan ini. Saat melihat pohon beringin dilingkari kain hitam putih (bahasa Bali: kamen/kamben poleng), begitu juga patung-patung dari kayu maupun batu dan pilar pun di pakaikan kain (bahasa Bali : kamen/kamben). Kenapa harus begitu? Pilar dan patung dari batu kok juga di pakaikan pakaian. Memang aneh!!!</p>
<p>Begitulah orang Bali…. Sejak dulu memang begitu… kalo orang Bali di tanya kebanyakan bilang “nak mule keto” artinya “memang begitu”. Tapi ternyata di dalam sana terdapat filsafat yang sangat tinggi yang memang sulit untuk dimengerti. Orang Bali dari dulu sering memberikan jawaban “nak mule keto” (memang begitu) adalah ada maknanya bahwa tidak semua hal bisa dijelaskan dengan kata-kata. Perlu kita juga ketahui bahwa Orang-orang jaman dulu memang memahami sesuatu dengan hati yang sangat mendalam sehingga sulit di lukiskan dengan kata-kata. Banyak hal yang memang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata….bahkan kalau dijelaskan dengan kata-kata akan memberikan makna yang membingungkan atau pengertian yang lain dari yang dimaksud… Dengan kata lain kita harus mencari jawabannya sendiri dengan hati kita. Namun sayangnya kita (orang-orang jaman sekarang) sangat jarang yang mampu menemukannya. Dan celakanya orang-orang jaman sekarang mengatakan kalimat “nak mule keto” bukan karena memahami hal yang “tidak terkatakan” itu, tapi semata-mata memang karena tidak tahu menahu tentang hal itu……:)</p>
<p>Kembali ke bahasan kenapa pilar, pohon beringin, patung, dll itu dipakaikan kain atau pakaian, semata-mata memang karena perinsip orang Bali sejak dulu, leluhur orang Bali, menurunkan tradisi yang mulia ini yaitu “memanusiakan alam lingkungan”. Semua hal di manusiakan, termasuk binatang, tumbuhan, dan benda mati disekelilingnya di manusiakan, atau disayangi seperti manusia, atau diperlakukan seperti manusia atau “diperlakukan seperti memperlakukan dirinya sendiri”.</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_g0cA3xsql64/SrTNtLWdD5I/AAAAAAAAAC0/RP3Hf21k3vk/s320/Foto0143.jpg"><img class="alignleft" src="http://4.bp.blogspot.com/_g0cA3xsql64/SrTNtLWdD5I/AAAAAAAAAC0/RP3Hf21k3vk/s320/Foto0143.jpg" alt="" width="306" height="229" /></a>Sungguh suatu budaya yang luar biasa. Mencintai segala sesuatu didunia ini seperti mencintai dirinya sendiri. Itulah yang menjadi harapan nenek moyang/ leluhur/ pendahulu orang-orang Bali (tentunya bukan hanya leluhur orang-orang Bali saja yang menginginkan seperti itu). Inilah sebuah ajaran BUDI PEKERTI yang akan menyelamatkan kita dari kemarahan alam dan dunia ini. Karena kita mencintai alam lingkungan seperti diri sendiri maka alam juga akan mencintai manusia. Itulah kenapa ketentraman hidup di pulau Bali ini menggaung keseluruh dunia. Dunia mengakui keindahan Bali bukan karena gedung yang menjulang tinggi, bukan karena wanita-wanita seksi, bukan karena tempat untuk berjudi, tetapi karena adanya rasa cinta terhadap alam lingkungannya, budaya memanusiakan alam lingkunganlah yang membuat Bali menjadi terkenal dan diakui dunia. Bila anda datang ke bali rasakanlah bahwa “ada rasa saling mencintai antara manusia dengan alam lingkungan” disini. Tidak salah kalau dikatakan bahwa kebudayaan yang memanusiakan alam lingkungan inilah yang masuk ke dalam konsep “Tatwam Asi” dan “Tri Hita Karana”,  kini melahirkan budaya dan adat istiadat Bali yang luar biasa, yang menjadi penarik hati wisatawan datang ke Bali. Saat anda ke Bali, maka anda akan merasakan adanya kekuatan yang menarik anda untuk datang lagi ke Bali. Mungkin itu rasa cinta yang menarik anda.</p>
<p>Namun saat ini orang-orang di Bali mulai melupakan prinsip ini. Prinsip memanusiakan alam lingkungan sudah mulai ditinggalkan. Rumah-rumah dan bangunan bertumpuk-tumpuk tanpa halaman, pohon-pohon besar ditebang untuk dijadikan hotel, anjing-anjing dibunuh, manusia berburu kera, manusia bunuh manusia, tempat ibadah tak berkebun, budaya asing tak bersahabat, dan pulau Bali pun menjadi panas.</p>
<p>Manusia sudah tidak melihat alam lingkungan sekitarnya sebagai dirinya lagi.</p>
<p>Mari kita bangun konsep ini mulai dari dalam hati kita sendiri…. Karena saat ibu pertiwi marah semuanya akan terlambat untuk memperbaikinya.</p>
<p>‘haryoga’</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2009/12/budaya-bali-memanusiakan-alam-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkenalan dengan Maria Ozawa Miyabi</title>
		<link>http://imadeharyoga.com/2009/11/berkenalan-dengan-maria-ozawa-miyabi/</link>
		<comments>http://imadeharyoga.com/2009/11/berkenalan-dengan-maria-ozawa-miyabi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 11:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>haryoga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sex Without Porn]]></category>
		<category><![CDATA[bintang film porno]]></category>
		<category><![CDATA[maria ozawa]]></category>
		<category><![CDATA[miyabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imadeharyoga.com/?p=479</guid>
		<description><![CDATA[Miyabi …maria ozawa… siapa dia?
Fiiuuuhhhh… menanggapi permintaan temen-temen yang bertubi-tubi meminta postingan tentang miyabi membuat saya akhirnya mencoba untuk mengumpulkan data tentang miyabi.
Seks tentunya menjadi tema yang paling menarik kalo dibicarakan dalam dunia remaja. Kalau kita bicara tentang seks tentu atau barang kali kita kenal dengan seorang wanita yang bernama Maria Ozawa atau yang disebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Miyabi …maria ozawa… siapa dia?</p>
<p><a href="http://miyabi-online.com/wp-content/uploads/2008/05/miyabi_maria_ozawa_ice_cream1.jpg"><img class="alignleft" src="http://miyabi-online.com/wp-content/uploads/2008/05/miyabi_maria_ozawa_ice_cream1.jpg" alt="" width="271" height="348" /></a>Fiiuuuhhhh… menanggapi permintaan temen-temen yang bertubi-tubi meminta postingan tentang miyabi membuat saya akhirnya mencoba untuk mengumpulkan data tentang miyabi.</p>
<p>Seks tentunya menjadi tema yang paling menarik kalo dibicarakan dalam dunia remaja. Kalau kita bicara tentang seks tentu atau barang kali kita kenal dengan seorang wanita yang bernama Maria Ozawa atau yang disebut sebagai Miyabi.<span id="more-479"></span></p>
<p>Heemmmm….. sejak isu di buatnya film berjudul “Menculik Miyabi” nama miyabi menjadi semakin popular di Indonesia. Dari yang udah tau jauh jauh hari..bulan..bahkan tahunan sudah tahu tentang miyabi, sampai yang baru tumben denger nama miyabi, mencoba untuk menelusuri tentang miyabi / maria ozawa</p>
<p>Saya dapet info juga dari temen yang sempet ke jepang dan temen-temen yang perhatian soal ini, bahwa angka download film porno (Blue Film / BF) yang dibintangi miyabi meningkat drastis dari kalangan Indonesian heeeheehe…. benarkah itu waahh saya kurang tahu yang pasti… tapi masuk akal juga bahwa kita pasti ingin tahu tentang Miyabi… wong belum main film di indonesia aja udah hampir membuat porak poranda tanah air indonesia tercinta ini. Sehebat itukah seorang maria ozawa atau miyabi ini?? Mari kita lihat sedikit info tentang siapa dia.</p>
<p>Maria Ozawa memiliki nama popular Miyabi, Lahir 8 Januari 1986, adalah AV idol Jepang. Golongan darah:  tipe A.<a href="http://ningkelle.files.wordpress.com/2009/10/maria_ozawa.jpg?w=294&amp;h=220"><img class="alignright" src="http://ningkelle.files.wordpress.com/2009/10/maria_ozawa.jpg?w=294&amp;h=220" alt="" width="294" height="220" /><img id="wp_delimgbtn" title="Delete Image" src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wpeditimage/img/delete.png" alt="" width="24" height="24" /></a> Pada tahun 2007 ukuran: T163 B88 W56 H87 (sekarang mungkin sudah sedikit berubah). Lahir di Hokkaido, jepang. Warna mata: cokelat, warna rambut : hitam, etnik: jepang/prancis-kanada.</p>
<p>Maria ozawa  miyabi mendapat pengalaman seks pertama sejak berusia 13 tahun. Perjalanan karirnya dimulai dari sejak kenal dengan pekerja AV sebuah rumah produksi film dewasa di jepang. Pada bulan juni 2005 miyabi menjadi model dan membintangi bberapa set foto dan 2 Blue Film di situs Shirouto-Teien.com. bulan oktober 2005, maria di kontrak oleh sebuah rumah produksi khusus film dewasa jepang S1 dengan membintangi film ‘New Face” dan membintagi 1 judul film setiap bulannya sampai February 2007. Bulan april 2007 maria ozawa pindah ke dasdas. Dan diakhir 2007 miyabi pindah lagi ke Attackers, rumah produksi video porno yang spesialisasi tema pemerkosaan.</p>
<p>Perlu diketahui juga tidak selalu film yang dibintangi miyabi adalah film porno. Maria ozawa juga membintangi film-film V-cinema dan MTV jepang. Dan saat mau ke Indonesia rencananya sih bukan untuk main film Porno.</p>
<p>Saat usia 21 tahun maria ozawa sudah tinggal di apartemen mewah dengan perabotan yang serba mewah dan wah  yang disewanya sebersar 16 juta rupiah per bulan. Sudah kebayang kan berapa gajinya? Gajinya saat itu berkisara 8000 USD per bulan (sekitar 75 juta rupiah).</p>
<p>Lalu bagaimana hubungan miyabi dengan orang tuanya. Awalnya kehidupan Miyabi dengan kedua orangtuanya baik-baik saja, sampai pada suatu ketika orangtuanya melihat Miyabi tampil bugil di sebuah majalah porno Jepang. Seketika itu meledak lah murka orangtuanya demi melihat Miyabi kecil yang masih remaja polos melakukan hal yang tidak pantas dilakukan anak seusianya. Meskipun demikian Miyabi tetap  menjalankan profesinya, dari sekedar foto-foto telanjang berlanjut ke film. Miyabi kembali cari gara-gara membawa 20 film porno yang ia bintangi ke rumah dan ia tunjukkan ke orangtuanya. Sejak itu kedua orangtuanya tidak mau melihat dan mengakuinya lagi sebagai anak. Miyabi juga dijauhi oleh teman-temannya.</p>
<p>Dikabarkan juga (tahun 2007) meskipun banyak tawaran mengalir untuk bermain film diluar Jepang  seperti Amerika dan Eropa dan bermain dengan pria-pria bule, Miyabi tetap tidak mau dan tetap memilih tinggal di Jepang dan memilih pasangan main dari pria-pria lokal. Alasannya cukup masuk akal juga. Menurutnya “perabot” pria Jepang lebih kecil dan tahan lama dalam melakukan adegan syur dibandingkan pria bule yang menurutnya memiliki “perabot” lebih besar dan menyakitkan.</p>
<p><a href="http://luminousreload.files.wordpress.com/2009/10/miyabi_maria_ozawa_av_idol.jpg"><img class="alignright" src="http://luminousreload.files.wordpress.com/2009/10/miyabi_maria_ozawa_av_idol.jpg" alt="" width="312" height="416" /></a>Seringkali dalam melakukan adegan di beberapa filmnya, Miyabi tampak menangis dan itu memang benar-benar tampak alamiah. Sebabnya ia sedang tidak menikmati dan benar-benar sakit. Miyabi juga mengancam akan cabut dari AV (PH Film Porno) jika ia dipaksa melakukan adegan atau posisi yang tidak ia sukai. Bahkan dulu pacar-pacarnya (4 orang — sebelum<br />
semuanya diputusin) ketika sedang bersamanya dan ingin menonton film yang ia bintangi, Miyabi selalu tidak pernah mengijinkannya.</p>
<p>Eiiiitttt namun berbeda dengan kabar di atas ada isu bahwa miyabi pernah bermain film porno di Bali. Apakah ini Cuma isu… silahkan dipelajari lagi. Tapi seburuk apapun miyabi dimata anda miyabi tetap lah seorang wanita.</p>
<p>Demikian sedikit info tentang miyabi atau maria ozawa, tentang kebenaran informasi ini saya tidak berani jamin 100%. Anggap saja ini Cuma bualan saja. Dan tidak ada maksud untuk menyebarkan kabar buruk atau mengajarkan yang buruk, apalagi memberikan informasi yang menyesatkan. Hanya memenuhi permintaan teman-teman yang ingin baca postingan miyabi ala imadeharyoga.com.</p>
<p>Kami semua tetap cinta Nusantara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://imadeharyoga.com/2009/11/berkenalan-dengan-maria-ozawa-miyabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

