Banyak hal yang perlu dilakukan bangsa untuk indonesia demi kesehatan rakyat indonesia. Pemilu sudah dekat dan setiap pasangan capres dan wapres tentunya memiliki Visi dan Misi di Bidang kesehatan. Berikut adalah visi dan misi ke tiga pasangan capres cawapres pemilu indonesia 2009 dalam bidang kesehatan. visi dan misi ini saya ambil dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, mohon maaf bila belum terlalu lengkap.
tentunya bagi kita semua peduli dengan kesehatan bangsa indonesia. nah… sekarang saatnya kita ikut menentukan nasib kesehatan bangsa kita melalui hak pilih kita dalam pemilu indonesia 2009 ini.
visi dan misi dibidang kesehatan dari pasangan capres cawapres megawati-prabowo:
- Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana) dengan mendorong keadilan gender dalam praktek pengendalian kelahiran
- Meningkatkan peran PKK, Posyandu, dan Puskesmas dengan meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan
- Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah terutama di kantong-kantong kemiskinan dan daerah-daerah pedalaman
- Menggerakkan Revolusi Putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin dan menyediakan vitamin dan telur secara teratur untuk anak-anak sekolah dasar
- Mengembangkan Klinik Desa dan Rumah Sehat Pedesaan
- Mendorong riset dan inovasi di bidang kesehatan dan membangun sentra-sentra pelayanan kesehatan spesifik dan terpadu tingkat regional
- Mengurangi ketergantungan obat dari luar dengan meningkatkan subsidi di sector kesehatan dan memacu produksi obat generic
- Menerbitkan skema asuransi kesehatan untuk rakyat miskin
visi dan misi dibidang kesehatan dari pasangan capres cawapres SBY – Boediono
Fokus utama program aksi bidang kesehatan adalah sebagai berikut:
- Menyempurnakan dan memantapkan pelaksaan program jaminan kesehatan masyarakat baik dari segi kualitas pelayanan, akses pelayanan, akuntabilitas anggaran, dan penataan administrasi yang transparan dan bersih.
- Mendorong upaya pembuatan obat dan produk farmasi lain yang terjangkau dengan tanpa mengabaikan masalah kualitas dan keamanan obat seperti yang telah dilakukan selama 3 tahun terakhir.
- Mempermudah pembangunan klinik atau rumah sakit yang berkualitas internasional baik melalui profesionalisasi pengolaan rumah sakit pemerintah maupun mendorong tumbuhnya rumah sakit swasta.
- Upaya untuk meningkatkan kapasitas generasi mendatang sudahharus dimulai sejak bayi dalam kandungan.
- Penurunan tingkat kematian ibu yang melahirkan, pencegahanpenyakit menular seperti HIV/AIDS, malaria dan TBC.
- Mengurangi tingkat prevelansi gizi buruk balita menjadi di bawah 15% pada tahun 2014 dari keadaan terakhir sekitar 18%.
- Revitalisasi program keluarga berencana yang telah dimulai kembali dalam periode 2005-2009 akan dilanjutkan dan diperkuat.
- Upaya pencapaian dalam bidang kesehatan tidak tercapai jika kesejahteraan dan sistem insentif bagi tenaga medis dan paramedis khususnya yang bertugas di daerah terpencil tidak memadai.
- Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, utamanya yang diarahkan untuk mengurangi ketergantungan bahan baku impor dalam proses produksi obat.
- Meningkatkan kualitas pelayanan dan praktek kedokteran yang sesuai dengan etika dan menjaga kepentingan dan perlindungan masyarakat awam dari mal-praktek dokter dan rumah sakit yang tidak bertanggung jawab.
- Mengembangkan sistem peringatan dini untuk penyebaran informasi terjadinya wabah dan cara menghindarinya untuk mencegah kepanikan dan jatuhnya banyak korban
- Evakuasi, perawatan dan pengobatan masyarakat di daerah bencana alam
visi dan misi dibidang kesehatan dari pasangan capres cawapres JK – wiranto:
Meningkatkan Penyediaan Sarana dan Prasarana Kesehatan, Dokter
dan Tenaga Medis yang Memadai bagi Daerah Tertinggal atau Kurang
Berkembang
Infrastruktur kesehatan di daerah miskin dan kurang berkembang selama ini tertinggal dibandingkan di kota-kota besar. Padahal, problem kesehatan sama sekali tidak mengenal tingkat pendidikan maupun kemampuan ekonomi. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan di daerah-daerah yang selama ini kurang berkembang, baik dalam bentuk penyediaan rumah sakit yang memadai, peralatan medis yang cukup, pengobatan yang cukup, serta kebutuhan-kebutuhan lainnya. Di samping itu, daerah tertinggal atau kurang berkembang berhak pula untuk memperoleh bantuan SDM medis yang memadai, baik tenaga dokter maupun tenaga paramedis lainnya. Infrastruktur kesehatan dan ketersediaan tenaga medis harus dilakukan dalam bentuk satu paket. Ini dimaksudkan agar infrastruktur kesehatan yang disediakan pemerintah dapat segera dioperasikan oleh tenaga-tenaga medis yang memadai.
Memperluas Jangkauan Asuransi Kesehatan menuju Terwujudnya
Sistem Jaminan Sosial Nasional
Dengan tersedianya rumah sakit, sarana dan prasarana kesehatan, serta tenaga medis yang memadai hingga di daerah-daerah terpencil dan kurang berkembang, maka pemerintah mempunyai modal yang cukup untuk melancarkan program jaminan kesehatan. Target jangka pendek yang harus mendapat prioritas adalah asuransi kesehatan bagi rakyat miskin. Berbagai program asuransi kesehatan bagi rakyat miskin yang sekarang ini sudah berjalan perlu terus mendapat dukungan dan perluas jangkauan geografisnya, khususnya bagi daerah tertinggal, kantong kemiskinan, dan daerah lain yang kurang berkembang. Setelah itu, jangkauan asuransi kesehatan perlu diperluas kepada golongan masyarakat lainnya Mewujudkan asuransi kesehatan bagi warga negara Indonesia adalah langkah awal yang sangat penting dalam kerangka mewujudkan sistem jaminan sosial nasional, sebagaimana dimanahkan dalam UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Untuk itu, perlu segera dirintis program nasional untuk jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. Semua ini perlu dilakukan agar seluruh rakyat Indonesia dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak dan meningkatkan martabatnya. Pengembangan sistem jaminan sosial nasional pada dasarnya adalah perwujudan dari sistem welfare state yang juga dianut dalam konstitusi kita. Oleh karena itu, keberhasilan program ini pada dasarnya adalah memenuhi amanah konstitusi untuk mewujudkan ”kesejahteraan umum”.
soo…. tentukan pilihan anda tanggal 8 Juli 2009 di Pemilu Indonesia 2009









August 2nd, 2009 at 9:04 am