Jalan-jalan dipantai nusa dua menikmati segarnya udara pantai. Sambil menikmati rujak mangga dengan kuah pindang kesukaan orang Badung waaah!! mantap sekali rasanya.
Pantai yang cukup sunyi dan tenang. Terlihat bule sedang merilekskan tubuhnya di tanah pantai berpasir putih, terlihat dua insan pasangan muda bule sedang asik mandi bersama dipinggir pantai sambil berpelukan dan bercanda tawa… ehheeem romantic sekali mereka.
Seorang lagi membaca koran sendiri disana hanya mengenakan celana dalam sambil menikmati angin pantai sepoi-sepoi meniupi tubuhnya yang sedikit berbulu di dada. Jadi inget nih ama cerita yang dikirim lewat email oleh seorang temen beberapa waktu lalu, dan tidak sengaja saya temukan si sebuah blog seseorang, cerita ini tentang pria bule yang sedang berjemur di pantai pasir putih.
Cerita ini berjudul: gadis kecil dan burung pipit
Begini ceritanya:
Suatu pagi yang cerah di saat matahari baru menunjukkan sinarnya, Seorang pemuda bule yang baru selesai menikmati malamnya panjang sambil ditemani minuman beralkohol disampingnya…. Mabuk lagi….. Berjemur dipantai tanpa busana sama sekali sambil membaca koran walau setengah teller. Tiba-tiba seorang anak gadis kecil seusia 6 tahun terlihat berjalan melewatinya, dia pun menutup bagian tertentu tubuhnya dengan koran yang sedang dia baca.
Karena heran, anak gadis kecil itu berkata: “Apa sih yang Oom tutupi dengan koran itu ?” tanya gadis kecil itu polos sambil menunjuk koran. Karena malu, pemuda itu menjawab: “Ah tidak ada apa-apa dik. Itu hanya seekor burung pipit.” “Seekor burung pipit??” tanya gadis itu penasaran.
Setelah gadis kecil itu pergi berlalu, si pemuda kembali membaca koran sambil menenggak botol minuman kerasnya. Tak lama kemudian, si pemuda pun tertidur.
Ketika terbangun, Pemuda terkejut mendapati dirinya berada di rumah sakit dan merasa nyeri yang amat sangat. Sampai tak tertahan rasanya. “adaaaaawwwwuuuhhh” teriaknya.
Seorang polisi menanyainya: “Apa yang terjadi?”
“Saya tidak tahu. Saya sedang berjemur di pantai, lalu ada gadis kecil menanyai saya sebentar dan tidak lama setelah dia pergi, saya tertidur dan kini tiba-tiba berada di sini.”
Polisi itu segera pergi ke pantai mencari gadis kecil dan bertanya: “Apa yang kamu lakukan terhadap lelaki yang sedang berjemur ?”
Gadis kecil itu menjawab: “Saya tidak melakukan apa-apa terhadap Om itu. “Cuma waktu dia tidur, saya main dengan burung pipit miliknya tapi….. tidak lama kemudian, burung itu meludahi muka saya, karena itu saya patahkan leher dan paruhnya, saya pecahkan telur-telurnya dan saya bakar sarangnya !”
Polisi: “?!?!?!?!” ^..^!
Pesan yang saya tangkap dari tulisan ini:
- Salah satu kerugian minum alcohol….. burungmu bisa terbakar
- Jangan biarkan anak gadis anda main burung sendiri di pantai apalagi dengan orang yang tidak dikenal
- Jangan minum alcohol sambil telanjang dan baca koran
- Ingat! ganti kata burung dengan cacing karena anak gadis takut ama cacing…kalo lebih besar dari cacing boleh pakai belut…atau cacing raksasa agar lebih seram….
Heheeeeee just a joke (^..^)V










June 18th, 2009 at 6:35 am
hekhekehe..tampilan baru nih
oPoNg’s last blog post..BEDA KASTA
June 18th, 2009 at 6:20 pm
Nusa Dua Emang Keren….. Kapan2 explore lagi ke sana Yuks….
dewabenny’s last blog post..Berkaraoke di Rumah dengan Minilyric
July 19th, 2009 at 6:01 pm
Terah (polisi gen) bertanya: “katanya kamu tidak melakukan apa2 terhadap Om itu… buktinya kamu suka main dengan burung pipit miliknya….. karena marah, burung Om itu meludahi kamu, dan kamu telah patahkan leher dan paruhnya, serta memecahkan dua butir telurnya dan kamu bakar sarangnya… itu keslahan besar yang tidak boleh dilakukan anak2 kecuali orang dewasa !”
Terah’s last blog post..”Entrepreneurial Intelligence (Entre Q)”