Fiuh akhirnya atls selesai juga… wah melelahkan dan mendebarkan sekali pelatihan ini. Tapi semua demi kemajuan keterampilan kita terutama waktu menghadapi situasi emergency. Hari demi hari terlewati…. Dari matahari belum muncul hingga matahari telah tenggelam di ufuk barat berlatih dan berlatih dan berujian-ujian hehe… sudah 3 hari tidak melihat matahari nih… jadi kangen liat matahari. Kulit pun terasa lebih hiperdense heehee (hanya perasaan ajL).
Sebuah system baru ala ATLS kini sudah terpaku di antara gyrus-gyrus otak….menyusup kedalam sulcus-sulcus hemisper kanan dan kiri weleh weleeh… Sebuah system baru yaitu system ABCDE!!!!
Primary survey n secondary survey…. Semoga melekat selalu seumur hidupqu.
Thanks buat Tuhan yang memberkatiqu mempertemukanqu dengan system ini. Thank buat pelatih n temen-temen peserta atas kekompakannya… kenal walopun gak kenal tapi kita uda satu keluarga sekarang keluarga ATLS heeheee…. dan tidak lupa buat adik-adik TBM yang jadi pasien simulasi untuk pelatihan maupun ujian kita.
Sebuah kesan yang selalu akan saya ingat… dimana pasien simulasi untuk ujian saya ternyata ngorok di tengah ketegangan saya….. Saat sedang menyelesaikan ujian bersama penguji melalui tahap demi tahap ABCDE mulailah pasien terlihat menurun kesadarannya….tapi penguji tetap bilang “Airway clear..!breathing baik….!circulation stabil…! Disability dan Exposure sudah…..! Oke.. sekarang kita baca hasil rontgennya….” Eh ditengah kita lagi baca foto
thorak terdengar suara ngorok yang keras pasien…. Dalam hati saya merasa wah ada yang gak beres lagi airwaynya nih…tapi kalo sudah pasang PET kok masih ngorok ya??!?! Namun penguji tidak ada merespon, beliau tetap melanjutkan penjelasan dan pertanyaannya. Apakah saya harus memperbaiki airwaynya dulu ato saya tetap diskusi dengan penguji tentang hasil rontgennya?!wah jadi bingung nih… perdebatan sengit terus terjadi dalam otak kanan dan kiri saya sampai-sampai tidak konsen mendengar pertanyaan penguji….cape dee…suara gorok semakin keras namun penguji tetap mengajak saya berdiskusi……waah jangan-jangan saya bisa gak lulus nih kalo membiarkan airway terganggu…ya sudahlah biarkan saja……..pasrahh…pikir saya dalam hati.. Sampai akhirnya ujian telah selesai tetapi suara ngorok masih terdengar membelah kesunyian….
Mudah-mudahan penguji mengerti saat berdiskusi tadi saya terganggu dengan suara ngorok pasien yang udah saya intubasi.
NB: saya terkesan dengan seorang adik kelas yang menjadi pasien ujian saya, dalam ketegangan ujian ATLS ini dia bisa tertidur pulas….sungguh ketenangan jiwa yang mengagumkan…. Atau saking capeknya gak dapet istirahat, dari tadi pagi jadi pasien coba…..heehee…. thanks









June 12th, 2009 at 11:06 am
mungkin dia abis jaga malem langsung jadi pasien atls . . .
yudhi’s last blog post..Minum metanol, pasti kelenger . . .
June 18th, 2009 at 7:24 pm
kelelahan di obok2 ama yang ujian hehehhe
haryoga’s last blog post..Jalan di pantai Nusa Dua….Burung Pipit