Pulau Bali Adalah Pulau JIN…..?

Wed, Apr 22, 2009

Heart Sound

Pernahkah saudara perhatikan bentuk pulau bali di peta Indonesia? Seperti apa bentuknya? Seperti lampu jin di film aladin bukan? Coba perhatikan dengan seksama…. Sangat mirip bukan? Pernahkah anda bayangkan bahwa pulau bali adalah pulau jin? Begitu seram kah? Eiit jangan marah dulu…. Saya juga lahir di bali dan saya mencintai bali seperti mecintai ibu saya sendiri.

Jin yang saya maksud disini bukanlah orang besar gelap yang seram dan jahat, melainkan kekuatan yang besar melampaui kekuatan fisik dan pikiran manusia… sebuah kekuatan yang jauh diatas kita dan dapat mengatur segalanya. Pernah mendengar atau menonton the secret? Sama seperti itu jin yang saya maksud…. Bisa disebut malaikat… bisa disebut bunda maria…. Bisa disebut apa saja seperti yang anda percayai bahwa ada kekuatan besar yang mengatur alam semesta ini tergantung anda meminta apa dan semua itu akan dikabulkan… yang kita sebut sebagai Tuhan… Semua tergantung anda…. sama seperti jin dalam cerita aladin, jika yang menggunakan orang baik maka dia akan menjadi baik… namun bila yang menggunakannya orang jahat maka dia akan menghancurkan segalanya…. Itulah alasana kenapa disetiap rumah disetiap banjar disetiap desa disetiap kantor disungai-sungai dibunung-gunung dan dibanyak tempat dibali ada Pura. Karena masyarakat bali percaya dengan kekuatan besar yang mengatur segalanya di atas kemampuan fisik kita.

Masyarakat bali sendiri juga percaya bahwa ada kekuatan besar yang hidup bersamanya di alam ini baik dalam dimensi lain atau kekuatan yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang tapi benar-benar ada…. Juga merupakan mahluk ciptaan manusia. Kenapa orang bali membuat sesajen? Kenapa orang bali membuat upacara pecaruan, kenapa ada upacara ngaben? Kenapa ada upacara piodalan, galungan, nyepi, saraswati, panca wali karma, siwaratri, dan sebagainya… itu semua karena orang bali begitu percaya dengan adanya kekuatan diluar kuasa manusia yang bekerja bersama kehendak manusia.

Sejak dari saat dilahirkan sudah ada upacara yang dilakukan untuk seorang umat manusia yang lahir sebagai orang bali bahkan sampai meninggal pun di upacarai… karena apa? Apa maksud di balik semua ini? Lalu kenapa pulau bali berbentuk seperti lampu jin? Yah….. pikiran sederhana saya bilang bahwa disinilah rumah kekuatan besar itu di puja dan dihormati…. Pulau yang semua permintaanmu bisa dikabulkan…. Anda tinggal meminta.. menselaraskan diri… dan menerimanya…

namun kini Pulau Bali sudah tidak seindah dulu lagi, seaman dulu lagi, seasri dulu lagi. Sungai-sungai dikotori, tumbuh-tumbuhan dan pepohonan dipotong, hewan-hewan diburu dan diusir dari rumahnya, sawah-sawah ditanami beton, gedung-gedung yang menjulang tinggi diatas pura…. Timbul pertanyaan apakah kita sedang meminta agar pulau Bali di hancurkan? Karena kita sudah menyelaraskan diri….. dan kita tinggal menerimanya……

, , , , , , ,

This post was written by:

haryoga - who has written 59 posts on imadeharyoga.com.

Saya I Made Haryoga. Selamat datang di rumah saya. Silakan lihat halaman about me untuk profil saya selengkapnya. Terima kasih atas kunjungannya.

Contact the author

5 Comments For This Post

  1. chibogacrew blog Says:

    turut berduka bos, atas pulaunya

  2. MasHardi Says:

    kapan ya bisa ke bali lagi .

  3. oPoNg Says:

    setuju boZZZ. bali sekarang udah g BALI lagi :twisted:

  4. indra Says:

    benar bli …! bali udah muali kehilangan sedikit jati dirinya, orang bali udah mulai berpikiran pragmatis dan materialistis dengan mengesampingkan etika dan norma tiang garis bawahi walaupun tidak semua orang bali. yang diwariskan oleh para penglingsir/leluhur kita tapi masih ada waktu untuk kembali kejati diri, mari kita bangun kembali pondasi budaya itu termasuk bli mari kita bangun bali ini semoga bali semakin ajeg dan Shanti.

  5. haryoga Says:

    @chiboga: thanks bro sering2 berkunjung ya
    @mashardi:liburan bali pasti rame mas hehhee
    @opong: iya bos semua sudah berubah
    @indra: yup kini giliran kita … demi budaya kita… tentunya mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan kita masing2 brotha ;)

Leave a Reply