Phenylpropanolamine dilarang FDA

Tue, Apr 14, 2009

health: kesehatan

The Food and Drug Administration (FDA) telah mengambil langkah-langkah untuk menghapus phenylpropanolamine (PPA) dari semua produk obat dan telah meminta agar semua perusahaan obat menghentikan pemasaran produk-produk yang mengandung PPA.

Obat ini (PPA) merupakan bahan yang digunakan dalam banyak resep obat batuk pilek yaitu sebagai decongestant.

Sebagai respons atas permintaan yang dilakukan oleh FDA pada bulan November 2000, banyak perusahaan yang secara sukarela merombak formula obatnya dan mengeksklusi PPA dari formulanya, sementara FDA mengeluarkan PPA dari pasaran.

Saat PPA terdapat dalam lebih dari 100 produk obat yang beredar dipasar indonesia.

Alasan kenapa phenylpropanolamine dilarang dipasarkan karena Para ilmuwan di Yale University School of Medicine baru-baru ini mengeluarkan sebuah laporan berjudul “Phenylpropanolamine & Risk of Hemorrhagic Stroke:   Final Report of the Hemorrhagic Stroke Project.” Ini laporan yang mengambil studi PPA akan meningkatkan risiko hemorrhagic stroke (pendarahan dalam otak atau jaringan sekitarnya otak) pada perempuan. Pria mungkin juga beresiko. Meskipun risiko hemorrhagic stroke sangat rendah, FDA merekomendasikan agar konsumen tidak menggunakan semua produk yang mengandung PPA.

untuk info lebih lengkap bisa di klik :

http://www.fda.gov/CDER/drug/infopage/ppa/

www.stopcancer.com/drugs_phenylpropanola.htm


, , , , , , ,

This post was written by:

haryoga - who has written 59 posts on imadeharyoga.com.

Saya I Made Haryoga. Selamat datang di rumah saya. Silakan lihat halaman about me untuk profil saya selengkapnya. Terima kasih atas kunjungannya.

Contact the author

5 Comments For This Post

  1. MasHardi Says:

    di USA dilarang karean PPA kebanyakan dipake buat obat pelangsing, klo buat obat flu dan batuk masih diperbolehkan dengan syarat tertentu.

  2. haryoga Says:

    oooo jadi gitu
    kabarnya dosis di indonesia adalah dosis yang aman
    yaitu maksimal 15mg.

  3. pande andika Says:

    Emang setelah berapa lama pemakaiaan yah menimbulkan resiko perdarahan otak tersebut? Ada beberapa pasien yang bertanya, bisa nga menimbulkan efekkalo diminum satu kali aja….Menurutku sie nga mngkin dalam satu kali pemakaian aja,jadi yah mesti pinter2 KIE pasien kayakna…

  4. suwi Says:

    hee, tumben nih jjs ke blog na boss…
    iya bener boss, dosis yg tinggi yg dilarang oleh FDA, yg buat obat pelangsing. itu orang iseng yang nyebarin lagi via email, padahal sebenernya “hoax” /boong2an yang udah lama beredar cuman dikemas dalam bahasa indonesia azaa. masa triaminic dibiling isi PPA, khan udah salah tuh…
    ini link klarifikasinya : http://perempuan.kompas.com/read/xml/2009/04/16/19514129/bpom.tak.pernah.tarik.phenylpropanolamine

  5. haryoga Says:

    @suwi: thanks bos atas infonya…. ni tak kliping dari http://www.perempuan.kompas.com:
    “Menanggapi maraknya isu tentang informasi soal Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US-FDA) yang menarik PPA pada tanggal 1 Maret 2009, Husniah menyatakan bahwa BPOM masih mengizinkan peredaran obat flu dan batuk yang mengandung phenylpropanolamine/PPA, namun dengan mereduksi kandungan menjadi 15 mg per dosis.”
    sip dech…..! :lol:

Leave a Reply