Benarkah G-Spot Itu Ada?

Thu, Oct 23, 2008

Sex Without Porn

G-spot menjadi perdebatan dalam banyak pembicaraan Seksualitas di dunia. Apa itu G-spot? Benarkah G-Spot itu ada? Di,mana? Kenapa? Semua wanita punya? Bagaimana memanfaatkannya? Kegunaannya apa? Dengan membaca yang satu ini diharapkan ada tambahan ilmu tentang G-Spot.

Meskipun tidak semua ahli seks sependapat bahwa G-spot terdapat dalam tubuh seorang wanita, umumnya orang percaya bahwa itu ada dan bisa dirangsang sebagai unsur kenikmatan yang utama. Hal ini sering digolongkan sebagai urethral sponge (sebuah area lembut yang rata, kira-kira sepertiga jalan menuju dinding depan vagina dan terdapat tepat ketika wanita tengah terangsang). Dia berdenyut sedikit ketika disentuh dengan jari dan usapan pada area tersebut bisa menghasilkan sensasi dan perasaan seperti keluarnya orgasme.

Para Peneliti mengatakan bahwa G-spot (atau titik Grafenberg) adalah daerah sebesar uang logam yang teramat sensitif dan terletak di bawah permukaan liang vagina yang menghadap ke arah depan tubuh. Meskipun lokasinya berbeda-beda, G-spot biasanya terletak di tengah antara tulang pinggul dan serviks, sekitar 4,5 sentimeter ke dalam vagina. Para peneliti telah menemukan bahwa pada beberapa wanita rasa sensitifnya lebih banyak sepanjang dinding vagina bagian atas, dan tidak hanya pada satu titik.

Keberadaan G-spot serta lokasinya ini, telah banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi. Grafenberg sendiri menunjuk daerah sensitif ini sebagai titik di mana uretra (saluran yang menyalurkan air seni dari kantung kemih) berada paling dekat dengan puncak dinding vagina. Perry dan Whipple bersikeras bahwa daerah ini terletak lebih tinggi lagi sepanjang vagina, sementara ahli seksologi lainnya berkata bahwa seluruh dinding luar vagina, dan bukannya hanya satu titik, berisi ujung-ujung syaraf yang mampu menghasilkan efek rangsangan hebat ketika dirangsang (stimulasi). Penelitian lainnya menunjukkan bahwa untuk beberapa wanita, G-spot sama sekali tidak ada.

Juga yang masih diperdebatkan adalah komposisi cairan (kadang disebut hasil ejakulasi wanita) yang dikeluarkan oleh beberapa wanita selama orgasme akibat rangsangan G-spot. Menurut beberapa peneliti cairan itu adalah urin; lainnya mengatakan bahwa itu adalah unsur yang mirip dengan cairan dalam air mani laki-laki (tanpa sperma, tentunya). Tidak semua wanita yang memiliki G-spot mengeluarkan cairan, dan dari beberapa wanita yang mengeluarkan, tidak selalu keluar bersama setiap orgasme G-spot.

Menurut Dr. Ernest Grafenberg orgasme yang dihasilkan oleh titik G menimbulkan efek yang jauh lebih dahsyat ketimbang orgasme hasil stimulasi pada klitoris. Kalau pada orgasme biasa (klitoral) saja mampu membuat perempuan menggeliat-geliat dan hilang kesadaran, orgasme yang dihasilkan titik G jauh lebih dahsyat. Konon orgasme akibat terstimulasinya titik G membuat perasaan seperti “melayang ke awan atau terbang ke langit”.

Teori Prostat?

Ada banyak teori yang berbeda tentang apa itu G-spot atau bagian apa itu sebenarnya. Satu pandangan mengatakan kalau itu adalah suatu area dari jaringan prostat hampir sama dengan prostat pada laki-laki. Tidak adanya kromosom Y pada perkembangan janin perempuan menyimpan sel tersebut pada tempat yang sama dalam bentuk G-spot. Lengkap dengan kepekaan yang sama dengan prostat pada pria.

Ahli lain dengan teori prostat ini tapi mengembangkannya dengan mengatakan itu bukan hal utama dalam kepekaan. Masih ada klitoris dan saluran kencing yang menjadi sumber kenikmatan, yang keduanya dapat dirangsang lewat dinding bagian depan dari vagina. Selain itu masih ada banyak lagi bagian yang peka dan kita seharusnya berhenti terus mencari G-spot yang misterius ini.

Ahli berikutnya yang mana pertama mempublikasikan G-spot telah menemukan kegunaan lainnya. Dalam suatu penelitian dia menemukan rangsangan pada area G-spot dapat menaikkan batas rasa sakit sampai 47%. Jika rangsangan itu diteruskan, batas rasa sakit naik sampai 84% dan bahkan mencapai 107% saat orgasme. Hipotesanya ini mengatakan area yang peka dan sensitif ini adalah penahan rasa sakit alami untuk saat melahirkan anak.

Berikut ini adalah beberapa fakta ilmiah yang berkaitan G-spot:

  • Bila dirangsang dengan tepat G-spot akan mengembang dan mengakibatkan orgasme pada kebanyakan wanita.
  • Pada saat orgasme, banyak wanita mengeluarkan suatu cairan melalui uretra yang secara kimiawi serupa dengan cairan yang dikeluarkan pria, namun tidak mengandung sel telur.
  • Sebagai akibat rangsangan G-spot, wanita memiliki serangkaian orgasme (berkali-kali).
  • Bagi kebanyakan wanita sulit dengan tepat merangsang G-spot dalam posisi telentang.
  • Pemakaian spiral akan mengganggu rangsangan G-spot pada sebagian wanita.
  • Karena percaya bahwa mereka kencing, kebanyakan wanita malu tentang ejakulasi. Dengan pikiran yang sama, pasangan mainnya seringkali meremehkannya, yang merupakan alasan mengapa banyak wanita berusaha mati-matian jangan sampai mereka orgasme.

Apa yang harus dilakukan dengan bagian ini
Sekali mengetahui apakah Anda mempunyainya atau tidak, Anda perlu merasakan kalau dengan memilikinya akan memberi kenikmatan pada Anda atau hanya sedikit rasa menjengkelkan. Suatu hentakan biasanya merupakan suatu tanda bisa menikmatinya.

Ahli masalah seks merekomendasikan untuk memasukkan jari telunjuk sedalam ruas kedua dari jari dan buatlah gerakan “kemarilah” ke arah dinding bagian depan vagina. Anda perlu beberapa kali mencobanya dengan tekanan dan lama dari sentuhan untuk menemukan mana yang terasa paling baik untuk Anda. Sebaiknya Anda harus terangsang lebih dahulu dan yang perlu jadi catatan kalau banyak wanita mengatakan mereka kepekaan yang berbeda dalam rentang waktu sebulan.

Selama rangsangan, sensasi pertama mungkin adalah rasa ingin kencing, kemungkinan karena G-spot ada di dinding bagian depan sehingga kandung kemih Anda tertekan. Anda dapat memeriksanya dengan memastikan kandung kemih Anda terlebih dahulu kosong kemudian rasakan bagaimana rasanya. Pada beberapa kali pertama akan terasa agak aneh, tetapi sangat sebanding dengan hasil yang didapatkan nanti..

Merasakannya saat berhubungan seksual.
Bergantung pada ukuran dan lokasi dari G-spot, Anda bisa atau tidak bisa untuk merasakan rangsangan pada bagian ini ketika berhubungan. Anda akan bisa merasakan jika mengangkat pinggul. Posisi populer lainnya yaitu dengan menekuk badan dari posisi berdiri dan penetrasi dilakukan dari belakang. Untuk ini Anda memerlukan beberapa uji coba.

Info ini saya ambil dari beberapa sumber seperti: forum.kompas.com, Pendidikanseks.rawins.com, linkbiru.com, kapanlagi.com, dll

, , , , , , , , , ,

This post was written by:

haryoga - who has written 59 posts on imadeharyoga.com.

Saya I Made Haryoga. Selamat datang di rumah saya. Silakan lihat halaman about me untuk profil saya selengkapnya. Terima kasih atas kunjungannya.

Contact the author

11 Comments For This Post

  1. infoGue Says:

    Artikel anda di

    http://seksologi.infogue.com/benarkah_g_spot_itu_ada_

    promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!

  2. mega Says:

    makasi banyak infonya pak :smile:

  3. haryoga Says:

    @infogue: thanks uda menginvite saya, bisa kirim cara ngambil widgetnya?n info yang lebih jelas lagi
    salam kenal. thanks

    @mega: thanks uda berkunjung kesini
    salam kenal :grin:
    sering2 comment disini yooo

  4. dewabenny Says:

    Yups…. Gspot itu memang ada tapi letaknya beda-beda kok bisa ya?…..

    Har….Ramein Blog Doublehelix…. di http://www.doublehelix02.co.cc
    Forumne masi di http://www.doublehelix02.co.cc/forum

  5. haryoga Says:

    yyooiiii…benny saya juga setuju kalo G- spot itu ada…
    oc saya ramein dah blog baru kita
    hidup double helix

  6. elang Says:

    trimakasih banyak…………………..
    saya semakin…. :grin:
    langsung praktek ma istri…………
    mudah mudahan istri saya mempunyai sensasi yang berbeda pada saat ML….
    tanks…bro….. :razz:

  7. haryoga Says:

    @elang: semakin kenapa mas?kok di ttuuuuttt sensor?heehee :oops: yah mudah2an malamnya semakin menyenangkan mas :lol:

  8. Terah Says:

    Saya setuju kalo G- spot itu ada, saat bersama istri, tapi kalo istri jauh gimana dok??? apa yang dirasakan? apa ada cara laen dok?

    Terah’s last blog post..Uang Receh

  9. haryoga Says:

    @pak terah:rasakan dia berada dekat dengan anda pak hehehehe….asalkan gak cari G-spot yang lain aja ya pak hehehhe :lol: becanda :lol:
    kalo untuk pasangan yang berjarak jauh kita cuma sarankan untuk melakukan masturbasi pak, jadi seperti melayani diri sendiri lah. bisa dengan alat maupun tanpa alat.begitu pak. ntar mungkin saya buat artikel tentang masturbasi ya hehe

    thanks uda komen pak terah

    haryoga’s last blog post..BANK INDONESIA CETAK PECAHAN UANG 2000 RUPIAH

  10. wanita spiral Says:

    mas haryoga…dugaan saya betulkah kalau saya termasuk yang mungkin g spot-nya terhalang sehubungan pakai spiral ? eits, spiral sama IUD betul sama kan ? yang bentuknya kayak “T” itu lho…
    omong2 boleh bantu jelasin dengan kondisi kayak gitu, gimana caranya supaya tetap pakai spiral tapi bisa rasain sensasi g spot ? cara pasangnya kurang tepatkah ? kalau pakai KB lain gak sreg sih…. please reply…

  11. haryoga Says:

    @wanita spiral: wah saya kebetulan bukan pakarnya g-spot tapi saya coba jawab, yang saya tau letak g spot divagina gak begitu jauh ke dalam sedangkan spiral terpasang di dalam rahim hanya sedikit keluar ekornya ke wagina (liang vagina bukan keluar vulva) jadi gak mungkin menghalangi peninkmatan terhadap g spot. hanya saja tiap individu masalah kenikmatan seksual itu berbeda2 apakah disebabkan oleh spiral itu sendiri juga berbeda tiap individu tetapi pada umumnya spiral tidak mempengaruhi kenikmatan seksual.
    terima kasih

Leave a Reply